Jurusan Overrated: Banyak Peminat, Tapi Benarkah Selalu Jadi Pilihan Terbaik?
Setiap tahun, ada beberapa jurusan yang hampir selalu ramai diburu calon mahasiswa. Namanya sering muncul di daftar jurusan favorit, punya banyak peminat, dan dianggap punya prospek kerja yang menjanjikan.
Beberapa di antaranya bahkan sering dipandang sebagai jurusan yang “bergengsi” atau aman untuk masa depan. Tapi, karena popularitasnya tinggi, jurusan-jurusan ini juga punya tingkat persaingan yang cukup ketat.
Lantas, jurusan apa saja yang sering dianggap overrated?
Jurusan yang Banyak Peminat
Beberapa jurusan yang sering masuk dalam kategori ini antara lain:
- Kedokteran
- Teknik Informatika
- Hukum
- Psikologi
- Ilmu Komunikasi
- Manajemen
- Akuntansi
- Teknik Sipil
Jurusan-jurusan tersebut sebenarnya bukan berarti “jelek” atau tidak punya prospek. Justru, masing-masing memiliki bidang karier yang cukup luas. Kedokteran misalnya, bisa mengarah ke bidang medis dan penelitian. Teknik Informatika berkembang seiring kebutuhan industri teknologi, sedangkan Hukum memiliki berbagai bidang profesi dan pekerjaan.
Begitu juga dengan Psikologi, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Akuntansi, dan Teknik Sipil yang memiliki peluang karier di berbagai sektor.
Kenapa Jurusan Ini Sering Dianggap Overrated?
Sebutan “overrated” biasanya muncul karena popularitas jurusan tidak selalu sebanding dengan kecocokan setiap orang terhadap jurusan tersebut.
Banyak siswa memilih jurusan karena melihat tren, mengikuti pilihan teman, mendapat dorongan dari orang sekitar, atau menganggap jurusan tertentu pasti punya gaji tinggi dan masa depan yang lebih terjamin.
Padahal, semakin populer sebuah jurusan, semakin banyak pula orang yang mengejar bidang yang sama. Akibatnya, persaingan untuk masuk PTN bisa tinggi dan kompetisi di dunia kerja juga dapat semakin ketat.
Misalnya, seseorang memilih Teknik Informatika hanya karena melihat banyaknya lowongan pekerjaan di bidang teknologi, padahal ia kurang tertarik dengan materi yang dipelajari. Begitu juga dengan Manajemen atau Ilmu Komunikasi yang sering dianggap fleksibel, tetapi tetap membutuhkan kompetensi dan pengalaman yang relevan agar bisa bersaing setelah lulus.
Populer Bukan Berarti Harus Dihindari
Kalo salah satu jurusan di atas memang sesuai dengan minat dan kemampuanmu, gak ada alasan untuk menghindarinya hanya karena banyak peminat.
Yang perlu dihindari justru memilih jurusan hanya karena ikut tren tanpa memahami apa yang akan dipelajari dan seperti apa dunia kerja setelah lulus.
Sebelum menentukan pilihan, coba cari tahu mata kuliah, prospek karier, skill yang dibutuhkan, tingkat persaingan, serta kesesuaian jurusan dengan dirimu.
Kesimpulan
Jurusan yang banyak peminat bukan berarti jurusan yang buruk. Sebaliknya, popularitas juga bukan jaminan bahwa jurusan tersebut otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.
Kedokteran, Teknik Informatika, Hukum, Psikologi, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Akuntansi, dan Teknik Sipil memang memiliki banyak peminat dan prospek karier yang beragam. Namun, keputusan memilih jurusan sebaiknya tetap didasarkan pada minat, kemampuan, dan tujuan karier, bukan sekadar karena jurusan tersebut sedang populer.
Karena pada akhirnya, jurusan yang tepat bukan yang paling ramai dipilih, tapi yang paling sesuai untuk kamu jalani.
Penulis:
Ananda Khaerunisa
Editor:
Ramadhan Candra Wijayanti S.Psi
sumber :