ITS Siapkan 9 Departemen untuk Mahasiswa Disabilitas Mulai 2027, Cek Daftarnya!

Kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi seharusnya terbuka bagi setiap calon mahasiswa, termasuk penyandang disabilitas. Untuk mendukung akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyiapkan penerimaan mahasiswa baru penyandang disabilitas mulai 2027.

Kabar ini menjadi angin segar bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri, khususnya di bidang sains, teknologi, dan bidang ilmu lainnya yang tersedia di ITS. Kampus ini juga tengah mempercepat pemenuhan fasilitas dan layanan yang mendukung mahasiswa disabilitas agar dapat mengikuti kegiatan perkuliahan dengan lebih baik.

Berdasarkan informasi yang disampaikan ITS pada Oktober 2026, terdapat sembilan departemen yang disiapkan untuk menerima mahasiswa baru penyandang disabilitas tertentu. Calon mahasiswa dapat mengikuti seleksi melalui jalur Mandiri Prestasi maupun Reguler.

Lalu, departemen apa saja yang masuk dalam daftar tersebut? Apa yang perlu dipersiapkan calon mahasiswa yang ingin mendaftar, dan bagaimana kampus inklusif dapat mendukung pengalaman belajar mahasiswa? Simak informasi lengkapnya berikut ini!

ITS Siapkan Penerimaan Mahasiswa Disabilitas Mulai 2027

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengumumkan persiapannya untuk menerima mahasiswa baru penyandang disabilitas mulai 2027. Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Teknologi Sistem Informasi ITS, Imam Baihaqi, dalam kegiatan Inclusive Campus Implementation Academy: Seminar dan Workshop Kampus Inklusif, Akomodasi yang Layak dan Kesiapan Departemen Berbasis GEDSI dan Gender Action Plan pada 20 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya ITS dalam mempersiapkan lingkungan perguruan tinggi yang lebih inklusif. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat pemenuhan fasilitas dan layanan yang mendukung kebutuhan mahasiswa disabilitas.

Rencana penerimaan ini penting karena akses pendidikan tinggi bukan hanya berkaitan dengan kesempatan untuk mendaftar. Mahasiswa juga perlu mendapatkan dukungan yang sesuai agar dapat mengikuti pembelajaran, mengakses materi kuliah, menggunakan fasilitas kampus, serta berpartisipasi dalam kegiatan akademik.

Meski begitu, calon mahasiswa perlu memperhatikan bahwa pengumuman tersebut masih berupa informasi persiapan penerimaan. Rincian teknis seperti persyaratan setiap departemen, kategori disabilitas yang dapat diterima, dokumen yang dibutuhkan, jadwal pendaftaran, dan bentuk akomodasi yang tersedia perlu dikonfirmasi melalui pengumuman resmi ITS untuk penerimaan 2027.

Daftar 9 Departemen ITS yang Disiapkan untuk Mahasiswa Disabilitas

Buat calon mahasiswa yang tertarik melanjutkan kuliah di ITS, berikut sembilan departemen yang diumumkan siap menerima mahasiswa baru penyandang disabilitas tertentu mulai 2027.

No. Departemen di ITS
1 Statistika
2 Biologi
3 Aktuaria
4 Studi Pembangunan
5 Manajemen Bisnis
6 Teknik Sistem dan Industri
7 Teknik Kelautan
8 Teknik Informatika
9 Perencanaan Wilayah dan Kota

Sembilan departemen tersebut mencakup bidang sains, teknologi, bisnis, hingga perencanaan. Artinya, calon mahasiswa memiliki beberapa bidang keilmuan yang dapat mulai dipelajari untuk menentukan pilihan kuliah.

Namun, daftar ini bukan berarti seluruh program studi di ITS sudah dibuka untuk semua jenis disabilitas. Pengumuman ITS menyebut penerimaan mahasiswa dengan disabilitas tertentu, sehingga ketentuan lebih lanjut perlu menunggu informasi resmi dari masing-masing departemen dan pihak kampus.

1. Statistika

Departemen Statistika dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang tertarik mengolah data, memahami pola, dan menggunakan metode statistik untuk membantu pengambilan keputusan.

Selama kuliah, mahasiswa bidang ini umumnya mempelajari konsep statistika, matematika, analisis data, dan penerapan metode kuantitatif. Ilmu tersebut dapat digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga penelitian.

Jika tertarik dengan departemen ini, kamu bisa mulai mencari tahu materi dasar yang dipelajari serta kemampuan akademik yang diperlukan. Jangan lupa memastikan persyaratan penerimaan mahasiswa disabilitas setelah informasi resmi 2027 diterbitkan.

2. Biologi

Buat kamu yang menyukai ilmu tentang makhluk hidup, Biologi bisa menjadi bidang yang menarik untuk dipertimbangkan.

Pembelajaran Biologi dapat mencakup struktur dan fungsi organisme, lingkungan, hingga proses kehidupan. Bidang ini juga berkaitan dengan penelitian dan pemanfaatan ilmu hayati dalam berbagai kebutuhan masyarakat.

Sebelum memilih, pelajari kurikulum serta kegiatan praktikum yang menjadi bagian dari perkuliahan. Informasi mengenai fasilitas laboratorium dan bentuk akomodasi yang tersedia juga penting untuk memastikan kegiatan belajar dapat diikuti dengan dukungan yang sesuai.

3. Aktuaria

Aktuaria berkaitan dengan penggunaan matematika, statistika, dan analisis risiko untuk membantu memperkirakan kemungkinan kejadian serta dampak keuangannya.

Bidang ini dapat menarik bagi calon mahasiswa yang menyukai angka, pemecahan masalah, dan analisis berbasis data. Penerapannya antara lain dapat ditemukan dalam pengelolaan risiko, asuransi, dan keuangan.

Jika Aktuaria menjadi salah satu pilihanmu, cari tahu mata kuliah yang akan dipelajari dan kemampuan dasar yang perlu disiapkan. Kamu juga dapat mulai memperkuat pemahaman matematika secara bertahap sesuai kebutuhan akademik.

4. Studi Pembangunan

Departemen Studi Pembangunan dapat dipertimbangkan oleh calon mahasiswa yang tertarik memahami persoalan sosial, ekonomi, kebijakan publik, dan proses pembangunan masyarakat.

Bidang ini membantu mahasiswa mempelajari berbagai faktor yang memengaruhi pembangunan serta cara menganalisis persoalan dari sejumlah sudut pandang.

Untuk mengetahui apakah jurusan ini sesuai dengan minatmu, cari informasi mengenai kurikulum dan pendekatan pembelajarannya. Perhatikan juga bagaimana kegiatan diskusi, penelitian, dan tugas lapangan dilaksanakan serta dukungan yang dapat diakses mahasiswa.

5. Manajemen Bisnis

Manajemen Bisnis cocok untuk dipertimbangkan oleh calon mahasiswa yang tertarik dengan pengelolaan organisasi, strategi bisnis, pemasaran, dan pengambilan keputusan.

Dalam perkuliahan, mahasiswa bidang manajemen umumnya mempelajari cara organisasi menjalankan kegiatan bisnis, mengelola sumber daya, dan menghadapi tantangan pasar.

Kamu bisa mencari tahu mata kuliah yang tersedia, metode pembelajaran, serta peluang mengikuti proyek atau kegiatan yang berkaitan dengan dunia bisnis. Informasi tersebut akan membantu kamu memahami gambaran perkuliahan sebelum mendaftar.

6. Teknik Sistem dan Industri

Bidang Teknik Sistem dan Industri berkaitan dengan perancangan dan peningkatan sistem yang melibatkan manusia, teknologi, informasi, serta sumber daya lainnya.

Mahasiswa dapat mempelajari cara menganalisis proses kerja, meningkatkan efisiensi, dan menyelesaikan masalah dalam sistem produksi maupun layanan.

Jika tertarik pada bidang ini, pelajari terlebih dahulu karakteristik perkuliahannya, termasuk materi matematika, analisis sistem, dan kegiatan praktik yang mungkin dilakukan. Pastikan pula kamu mengikuti informasi resmi mengenai persyaratan serta akomodasi yang tersedia bagi calon mahasiswa disabilitas.

7. Teknik Kelautan

Teknik Kelautan berfokus pada aspek rekayasa yang berkaitan dengan lingkungan laut dan berbagai struktur atau sistem yang digunakan di wilayah perairan.

Bidang ini dapat menarik bagi calon mahasiswa yang menyukai teknologi, rekayasa, dan persoalan kelautan. Materi perkuliahannya perlu dipahami secara menyeluruh karena kegiatan akademik teknik dapat melibatkan teori, perhitungan, praktikum, maupun aktivitas lapangan.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik, penting untuk mencari informasi tentang kurikulum, fasilitas, dan bentuk kegiatan pembelajaran yang diterapkan. Kamu juga perlu memastikan kebutuhan akomodasi dapat dibicarakan dengan pihak kampus sesuai ketentuan yang berlaku.

8. Teknik Informatika

Teknik Informatika menjadi pilihan yang relevan bagi calon mahasiswa yang tertarik pada komputer, pemrograman, pengembangan perangkat lunak, dan teknologi digital.

Selama kuliah, mahasiswa umumnya mempelajari dasar pemrograman, algoritma, struktur data, serta berbagai konsep komputasi. Bidang ini juga terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Buat kamu yang ingin memilih Teknik Informatika, kamu bisa mulai mengenal dasar pemrograman dan melatih kemampuan berpikir logis secara bertahap. Selain itu, cari informasi tentang fasilitas pembelajaran digital dan dukungan aksesibilitas yang disediakan ITS bagi mahasiswa disabilitas.

9. Perencanaan Wilayah dan Kota

Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota berkaitan dengan perencanaan tata ruang, perkembangan kawasan, penggunaan lahan, dan pengelolaan wilayah perkotaan.

Mahasiswa bidang ini dapat mempelajari cara memahami kebutuhan masyarakat, menganalisis perkembangan suatu wilayah, serta menyusun perencanaan yang mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Jika tertarik pada bidang ini, cari tahu materi perkuliahan dan kegiatan praktik yang akan dijalani. Kamu juga dapat memeriksa penggunaan perangkat lunak, pemetaan, dan metode analisis yang dipakai selama pembelajaran.

Bisa Daftar Lewat Jalur Mandiri Prestasi atau Reguler

Dalam pengumuman yang disampaikan pada Oktober 2026, ITS menyebut calon mahasiswa disabilitas dapat mengikuti seleksi melalui jalur Mandiri Prestasi atau Reguler.

Informasi ini bisa menjadi langkah awal bagi calon mahasiswa yang ingin mempersiapkan pendaftaran untuk tahun akademik 2027. Namun, nama jalur tersebut belum cukup untuk menentukan seluruh ketentuan seleksi yang harus dipenuhi.

Calon mahasiswa tetap perlu menunggu pengumuman resmi ITS untuk mengetahui persyaratan masing-masing jalur, termasuk dokumen pendaftaran, jadwal seleksi, mekanisme penilaian, dan ketentuan khusus untuk program studi yang dituju.

Jika kamu ingin mencoba jalur Mandiri Prestasi, mulai kumpulkan informasi tentang prestasi atau bukti pencapaian yang relevan dengan ketentuan seleksi resmi nantinya. Sementara itu, jika mempertimbangkan jalur Reguler, pelajari mekanisme seleksi dan persiapan akademik yang dibutuhkan.

Jangan menganggap bahwa persyaratan kedua jalur tersebut pasti sama. Ketentuan dapat berbeda sesuai jalur penerimaan dan kebijakan yang berlaku pada tahun pendaftaran.

ITS Percepat Penyediaan Fasilitas Kampus Inklusif

Penerimaan mahasiswa disabilitas bukan hanya soal membuka kesempatan untuk mendaftar. Perguruan tinggi juga perlu memastikan bahwa lingkungan belajar dapat diakses dan kegiatan akademik dapat diikuti dengan dukungan yang sesuai.

Karena itu, ITS tengah mendorong percepatan pemenuhan fasilitas inklusif. Upaya ini mencakup kesiapan lingkungan kampus, penguatan layanan, serta penyesuaian yang diperlukan agar mahasiswa dapat berpartisipasi dalam pembelajaran.

Dalam kegiatan kampus inklusif tersebut, Tim Ahli Pusat Layanan Difabel UIN Sunan Kalijaga, Rofah, menjelaskan empat aspek penting dalam membangun kampus inklusif, yaitu pola pikir, tanggung jawab, penganggaran, dan layanan.

Keempat aspek tersebut saling berkaitan. Kampus perlu memiliki pemahaman yang tepat mengenai disabilitas, membagi tanggung jawab pelaksanaan kebijakan, menyediakan dukungan anggaran, dan memastikan layanan dapat diakses oleh mahasiswa yang membutuhkannya.

Misalnya, aksesibilitas tidak cukup diwujudkan hanya melalui fasilitas fisik. Materi perkuliahan, sistem informasi akademik, kegiatan praktikum, dan metode penyampaian pembelajaran juga perlu mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa yang beragam.

Dengan demikian, kampus inklusif bukan sekadar kampus yang menerima mahasiswa dengan latar belakang berbeda. Kampus inklusif juga berupaya mengurangi hambatan yang dapat membuat mahasiswa kesulitan berpartisipasi dalam proses belajar.

Teknologi Bantu Juga Penting dalam Pendidikan Tinggi

Selain fasilitas fisik, teknologi bantu dapat membantu mahasiswa disabilitas mengakses informasi dan mengikuti kegiatan pembelajaran.

Teknologi bantu merupakan perangkat atau fitur yang dirancang untuk mendukung seseorang dalam menjalankan aktivitas tertentu. Dalam pendidikan tinggi, penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa.

Sebagai contoh, pembaca layar atau screen reader dapat membantu mahasiswa dengan hambatan penglihatan mengakses informasi digital. Dokumen elektronik yang terstruktur dan mudah dibaca juga dapat mendukung mahasiswa yang membutuhkan format materi tertentu.

Sementara itu, teks takarir, transkrip, atau materi visual yang aksesibel dapat membantu mahasiswa dengan kebutuhan akses komunikasi tertentu. Bentuk dukungan yang diperlukan tidak selalu sama bagi setiap orang, sehingga penyesuaian perlu dibicarakan berdasarkan kebutuhan individu.

Dalam pemberitaan mengenai persiapan ITS, pengembangan teknologi bantu turut disoroti sebagai salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung mahasiswa disabilitas. Dukungan teknologi diharapkan dapat membantu mengurangi hambatan dalam mengakses materi dan layanan akademik.

Namun, teknologi saja tidak cukup. Pengajar, tenaga kependidikan, dan lingkungan kampus juga perlu memahami cara memberikan dukungan yang sesuai. Dengan begitu, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dan berpartisipasi dalam kegiatan akademik secara lebih optimal.

Kampus Inklusif Bukan Hanya tentang Fasilitas, tetapi Juga Lingkungan

Disabilitas tidak seharusnya dipahami hanya dari kondisi seseorang. Hambatan juga dapat muncul dari lingkungan yang belum aksesibel, layanan yang tidak sesuai kebutuhan, atau stigma yang masih berkembang di masyarakat.

Sebagai contoh, tangga tanpa jalur landai dapat membatasi akses seseorang yang menggunakan kursi roda. Materi pembelajaran yang hanya tersedia dalam format yang tidak dapat diakses juga dapat menyulitkan mahasiswa tertentu dalam memahami informasi.

Karena itu, membangun kampus inklusif membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Perguruan tinggi perlu menyiapkan kebijakan dan fasilitas, pengajar perlu memperhatikan aksesibilitas pembelajaran, dan warga kampus perlu membangun lingkungan yang menghormati perbedaan.

Penggunaan istilah yang menghormati penyandang disabilitas juga menjadi bagian dari upaya tersebut. Pilihan istilah seperti “penyandang disabilitas”, “disabilitas netra”, atau “tuli” dapat digunakan sesuai konteks dan preferensi orang yang bersangkutan. Hal yang terpenting adalah tidak menjadikan kondisi seseorang sebagai bahan ejekan atau alasan untuk merendahkan.

Dengan lingkungan yang lebih inklusif, kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan tidak hanya bergantung pada kondisi fisik seseorang, tetapi juga pada kesiapan institusi dalam mengurangi hambatan yang ada.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Calon Mahasiswa untuk Pendaftaran 2027?

Bagi kamu yang tertarik mendaftar ke ITS pada 2027, ada beberapa langkah awal yang bisa dilakukan sambil menunggu informasi penerimaan mahasiswa baru diterbitkan.

1. Tentukan departemen yang sesuai dengan minat

Pelajari sembilan departemen yang disiapkan dan cari tahu bidang ilmu yang dipelajari di masing-masing departemen. Pilih berdasarkan minat, kemampuan, serta tujuan pendidikanmu, bukan hanya karena nama kampus atau popularitas jurusannya.

2. Pantau pengumuman resmi ITS

Informasi yang disampaikan pada Oktober 2026 belum merinci seluruh persyaratan pendaftaran. Karena itu, pantau situs resmi ITS dan informasi penerimaan mahasiswa baru untuk mendapatkan ketentuan terbaru tentang jadwal, jalur seleksi, dokumen, serta persyaratan program studi.

3. Konfirmasi ketentuan untuk kebutuhan disabilitas

Karena pengumuman menyebut penerimaan penyandang disabilitas tertentu, pastikan kamu mengonfirmasi kategori yang dapat mengikuti seleksi dan ketentuan setiap departemen kepada pihak ITS. Tanyakan pula mengenai proses pengajuan akomodasi yang layak dan layanan pendukung yang tersedia.

4. Persiapkan dokumen dan kebutuhan akademik

Setelah persyaratan resmi diterbitkan, susun daftar dokumen yang perlu dipersiapkan. Kamu juga bisa mulai mengatur jadwal belajar dan memperkuat materi yang relevan dengan jalur seleksi yang akan diikuti.

5. Cari informasi tentang aksesibilitas kampus

Selain mempelajari jalur masuk, cari tahu fasilitas, layanan, dan dukungan pembelajaran yang tersedia. Informasi tersebut dapat membantu kamu memahami lingkungan perkuliahan serta mengidentifikasi hal-hal yang perlu dikonfirmasi sebelum mendaftar.

6. Jangan ragu bertanya kepada pihak kampus

Jika ada persyaratan atau layanan yang belum jelas, hubungi kanal informasi resmi ITS. Menanyakan informasi secara langsung dapat membantu menghindari kesalahpahaman, terutama terkait kelayakan pendaftaran, mekanisme seleksi, dan akomodasi yang diperlukan.

Kesimpulan

ITS menyiapkan penerimaan mahasiswa baru penyandang disabilitas tertentu mulai 2027 melalui jalur Mandiri Prestasi maupun Reguler. Ada sembilan departemen yang diumumkan dalam persiapan tersebut, yaitu Statistika, Biologi, Aktuaria, Studi Pembangunan, Manajemen Bisnis, Teknik Sistem dan Industri, Teknik Kelautan, Teknik Informatika, serta Perencanaan Wilayah dan Kota.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya ITS untuk membangun lingkungan perguruan tinggi yang lebih inklusif melalui percepatan penyediaan fasilitas, penguatan layanan, dan perhatian terhadap aksesibilitas pembelajaran.

Meski demikian, calon mahasiswa perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui persyaratan lengkap, kategori disabilitas yang dapat diterima, jadwal seleksi, dan bentuk dukungan yang tersedia. Jangan hanya mengandalkan daftar departemen tanpa memeriksa ketentuan pendaftarannya.

Buat kamu yang berencana melanjutkan kuliah pada 2027, mulai kenali departemen yang sesuai dengan minatmu dan pantau informasi resmi ITS secara berkala. Kesempatan pendidikan yang lebih inklusif perlu didukung oleh informasi yang jelas agar calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik.

Sumber:
https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-8718638/its-buka-pendaftaran-buat-calon-mahasiswa-baru-disabilitas-mulai-2027-di-departemen-ini

Penulis:
Ananda Khaerunisa
Editor:
Ramadhan Candra Wijayanti S.Psi.