Manajemen Haji dan Umrah Belajar Apa? Mengenal Prodi S1 Baru di UIN Malang

Bagi siswa SMA/SMK yang tertarik pada bidang manajemen, pelayanan masyarakat, dan penyelenggaraan ibadah, ada program studi baru yang layak untuk dikenal. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi S1 Manajemen Haji dan Umrah pada 2026.

Izin tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1239 Tahun 2026. Bersama Program Studi S1 Ekonomi Syariah, prodi ini menjadi bagian dari pengembangan bidang keilmuan di Fakultas Ekonomi UIN Malang.

Menurut informasi resmi fakultas, Manajemen Haji dan Umrah diarahkan untuk mengembangkan kemampuan pengelolaan perjalanan ibadah secara profesional. Bidang ini tidak hanya berkaitan dengan pemahaman mengenai haji dan umrah, tetapi juga membutuhkan keterampilan manajemen, komunikasi, pengelolaan operasional, dan pelayanan jemaah.

Lantas, apa saja yang dipelajari dalam program studi ini? Kompetensi apa yang dapat dikembangkan, dan pekerjaan apa yang relevan dengan bidang tersebut?

  1. Mengenal Program Studi Manajemen Haji dan Umrah

Manajemen Haji dan Umrah merupakan bidang studi yang berfokus pada pengelolaan layanan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Bidang ini menggabungkan pemahaman mengenai ibadah dengan prinsip manajemen dan pelayanan.

Penyelenggaraan perjalanan ibadah melibatkan berbagai proses, mulai dari perencanaan layanan, pengelolaan administrasi, koordinasi perjalanan, hingga pendampingan jemaah. Setiap proses membutuhkan pengelolaan yang terencana agar layanan dapat berjalan sesuai ketentuan.

Dalam pengumuman resminya, Fakultas Ekonomi UIN Malang menjelaskan bahwa program studi ini diarahkan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam tata kelola perjalanan ibadah secara profesional.

Kampus juga menyampaikan rencana penguatan kerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah serta organisasi yang bergerak dalam pembinaan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah.

Pengembangan tersebut menunjukkan bahwa bidang Manajemen Haji dan Umrah berkaitan dengan kebutuhan tenaga profesional dalam penyelenggaraan layanan ibadah.

Namun, calon mahasiswa tetap perlu membedakan antara gambaran umum bidang keilmuan dan kurikulum resmi program studi. Susunan mata kuliah yang benar-benar diajarkan perlu merujuk pada dokumen akademik yang diterbitkan UIN Malang.

  1. Apa yang Dipelajari dalam Manajemen Haji dan Umrah?

Secara umum, bidang Manajemen Haji dan Umrah mencakup beberapa area pembelajaran yang saling berkaitan.

Manajemen dan administrasi layanan

Mahasiswa perlu memahami prinsip perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi layanan. Dalam konteks perjalanan ibadah, pengetahuan tersebut dapat berkaitan dengan pengelolaan administrasi jemaah, koordinasi kegiatan, dan pengaturan kebutuhan operasional.

Tata kelola perjalanan ibadah

Penyelenggaraan haji dan umrah melibatkan banyak tahapan yang harus dikelola secara terstruktur. Pemahaman mengenai alur pelayanan, koordinasi perjalanan, dan pembagian tanggung jawab menjadi bagian penting dari bidang ini.

Pemahaman ibadah dan regulasi

Pengelolaan layanan haji dan umrah juga membutuhkan pemahaman mengenai ketentuan ibadah serta regulasi yang berlaku. Pengetahuan tersebut diperlukan agar pelayanan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga sesuai dengan aturan penyelenggaraan ibadah.

Komunikasi dan pelayanan jemaah

Jemaah memiliki kebutuhan yang beragam, termasuk kebutuhan informasi dan pendampingan selama perjalanan. Karena itu, kemampuan berkomunikasi, memberikan informasi secara jelas, dan menangani kebutuhan pelayanan menjadi aspek yang relevan.

Pengelolaan operasional dan kerja sama

Penyelenggaraan perjalanan ibadah membutuhkan koordinasi antara berbagai pihak. Kemampuan mengelola kegiatan, menyelesaikan persoalan operasional, dan bekerja sama dengan lembaga terkait dapat mendukung pelaksanaan layanan secara profesional.

Kelima area tersebut merupakan gambaran bidang kajian yang relevan dengan Manajemen Haji dan Umrah, bukan daftar mata kuliah resmi UIN Malang. Nama mata kuliah, jumlah SKS, dan susunan kurikulum perlu dikonfirmasi melalui dokumen akademik resmi kampus apabila sudah dipublikasikan.

  1. Kompetensi Apa yang Dapat Dikembangkan?

Selain memahami teori, bidang Manajemen Haji dan Umrah berkaitan dengan pengembangan keterampilan yang dibutuhkan dalam pengelolaan layanan.

Beberapa kompetensi yang relevan antara lain:

  • Kemampuan manajerial: merencanakan dan mengoordinasikan kegiatan pelayanan.
  • Administrasi dan pengelolaan operasional: memahami proses kerja serta pengelolaan dokumen yang diperlukan.
  • Komunikasi pelayanan: menyampaikan informasi dan membantu memenuhi kebutuhan jemaah.
  • Pemahaman regulasi: mengenali ketentuan yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji dan umrah.
  • Pemecahan masalah: merespons kendala pelayanan melalui koordinasi dan langkah yang sesuai.
  • Kerja sama: berkolaborasi dengan tim dan berbagai lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah.

Kompetensi tersebut penting karena penyelenggaraan haji dan umrah tidak hanya membutuhkan pemahaman keagamaan, tetapi juga pengelolaan layanan yang terorganisasi.

Meski demikian, kemampuan yang benar-benar diperoleh mahasiswa akan bergantung pada kurikulum, metode pembelajaran, kegiatan praktik, dan pengalaman akademik yang disediakan oleh program studi.

  1. Lulusan Manajemen Haji dan Umrah Bisa Berkarier sebagai Apa?

Bidang Manajemen Haji dan Umrah berkaitan dengan layanan perjalanan ibadah dan pengelolaan organisasi. Karena itu, beberapa pilihan karier yang relevan untuk dieksplorasi meliputi:

Staf operasional perjalanan haji dan umrah

Bekerja dalam pengelolaan administrasi, koordinasi perjalanan, atau pelayanan jemaah di perusahaan dan lembaga penyelenggara perjalanan ibadah, sesuai persyaratan yang berlaku.

Staf administrasi dan pelayanan jemaah

Membantu pengelolaan data, dokumen, informasi, dan kebutuhan pelayanan sebelum maupun selama kegiatan perjalanan ibadah.

Pengelola layanan perjalanan religi

Terlibat dalam perencanaan dan koordinasi layanan perjalanan religi, termasuk pengelolaan operasional serta komunikasi dengan pihak terkait.

Staf lembaga terkait penyelenggaraan haji dan umrah

Lulusan dapat mengeksplorasi peluang di lembaga yang berkaitan dengan pelayanan haji dan umrah, dengan tetap memperhatikan persyaratan rekrutmen serta ketentuan yang berlaku untuk setiap posisi.

Wirausaha layanan perjalanan religi

Lulusan juga dapat mempertimbangkan bidang usaha perjalanan religi. Namun, pendirian dan pengoperasian usaha penyelenggara perjalanan ibadah harus mengikuti perizinan dan ketentuan pemerintah yang berlaku.

Pilihan tersebut merupakan gambaran bidang pekerjaan yang relevan, bukan jaminan pekerjaan bagi lulusan. Kesempatan karier akan bergantung pada kompetensi, pengalaman, kebutuhan lembaga, dan persyaratan untuk setiap posisi.

  1. Bagaimana Status Prodi Baru UIN Malang?

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah mengumumkan izin penyelenggaraan S1 Manajemen Haji dan Umrah melalui KMA Nomor 1239 Tahun 2026.

Namun, izin pembukaan program studi tidak otomatis berarti seluruh informasi akademik dan penerimaan mahasiswa baru sudah tersedia.

Calon mahasiswa perlu memeriksa beberapa hal sebelum menjadikan prodi ini sebagai pilihan kuliah, antara lain:

  1. Tahun akademik penerimaan pertama.
  2. Jalur seleksi yang tersedia.
  3. Kurikulum dan daftar mata kuliah resmi.
  4. Informasi biaya pendidikan.
  5. Persyaratan pendaftaran serta status akreditasi yang tercantum pada sumber resmi.

Informasi penerimaan dapat diperiksa melalui portal PMB UIN Malang di https://pmb.uin-malang.ac.id/.

Untuk informasi akademik dan pengumuman terbaru, calon mahasiswa juga dapat mengunjungi situs resmi UIN Malang di https://uin-malang.ac.id/.

Jangan langsung menyimpulkan bahwa suatu jalur seleksi menerima prodi baru hanya karena kampus telah memperoleh izin penyelenggaraan. Pastikan nama program studi tercantum dalam informasi penerimaan untuk tahun akademik yang dituju.

Kesimpulan

S1 Manajemen Haji dan Umrah merupakan program studi baru di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang memperoleh izin penyelenggaraan pada 2026. Bidang ini berfokus pada pengelolaan layanan ibadah secara profesional, termasuk aspek manajemen, administrasi, operasional, regulasi, dan pelayanan jemaah.

Bagi siswa SMA/SMK yang tertarik pada manajemen dan pelayanan masyarakat dalam konteks penyelenggaraan ibadah, prodi ini dapat menjadi pilihan yang menarik untuk dipelajari lebih lanjut.

Meski demikian, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan nama program studi. Periksa kurikulum resmi, jalur penerimaan, persyaratan, dan informasi akademik lain sebelum menentukan pilihan.

Dengan memahami bidang kajian dan kebutuhan kompetensinya, calon mahasiswa dapat menilai apakah Manajemen Haji dan Umrah sesuai dengan minat serta rencana pendidikan jangka panjang.

SUMBER RESMI

  1. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang — Izin Penyelenggaraan S1 Ekonomi Syariah dan S1 Manajemen Haji dan Umrah
    https://uin-malang.ac.id/id/blog/berita-2/uin-malang-buka-dua-prodi-sarjana-baru-perkuat-ekonomi-syariah-dan-profesionalisme-layanan-haji-824
  2. Fakultas Ekonomi UIN Malang — Pengembangan Prodi Manajemen Haji dan Umrah
    https://fe.uin-malang.ac.id/percepat-transformasi-fe-uin-malang-siap-buka-prodi-ekonomi-syariah-dan-manajemen-haji-umrah/
  3. Portal Penerimaan Mahasiswa Baru UIN Malang
    https://pmb.uin-malang.ac.id/

Penulis:
Nayla Fadhlillah
Editor:
Ramadhan Candra Wijayanti, S.Psi.