Mau Belajar Bikin Robot? Ini Jurusan Kuliah di Indonesia yang Mempelajari Robotika

Robotika tidak hanya berkaitan dengan robot berbentuk manusia yang mampu berjalan atau berbicara. Teknologi ini juga digunakan pada lengan robot di pabrik, kendaraan otonom, perangkat medis, hingga mesin pertanian otomatis. Pengembangannya membutuhkan perpaduan ilmu mekanik, elektronika, pemrograman, dan sistem kendali.

Di Indonesia, robotika tidak hanya dipelajari melalui program studi yang secara khusus menggunakan nama Robotika. Sejumlah jurusan teknik dan komputasi juga memiliki mata kuliah atau peminatan yang berkaitan dengan teknologi tersebut. Namun, setiap jurusan memiliki fokus pembelajaran yang berbeda.

Bagi siswa SMA yang tertarik mengembangkan teknologi robot, memahami perbedaan tersebut penting sebelum menentukan pilihan program studi.

Apakah Ada Jurusan Robotika di Indonesia?

Indonesia memiliki program studi yang secara khusus mempelajari robotika. Salah satu contohnya adalah S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan di Universitas Airlangga (Unair), yang berada di Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin.

Program studi ini menggabungkan pembelajaran tentang sistem robot dan kecerdasan buatan, termasuk pemrograman, elektronika, sensor, serta sistem kendali. Mahasiswa mempelajari bagaimana berbagai komponen bekerja bersama agar robot dapat menjalankan tugas tertentu.

Meski demikian, calon mahasiswa tidak harus memilih program studi bernama Robotika untuk mendalami bidang tersebut. Pilihan lain tersedia melalui jurusan yang berfokus pada perancangan mesin, perangkat elektronik, pengembangan perangkat lunak, maupun otomasi industri.

7 Jurusan Kuliah yang Mempelajari Robotika

  1. Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan

Jurusan ini berfokus pada pengembangan robot dengan mengintegrasikan perangkat keras, perangkat lunak, dan kecerdasan buatan. Mahasiswa mempelajari bagaimana robot menerima informasi dari lingkungan, memproses data, dan menjalankan perintah melalui sistem kendali.

Contoh penerapannya adalah robot bergerak yang mampu mendeteksi serta menghindari rintangan menggunakan sensor. Bidang ini cocok bagi siswa yang ingin mempelajari pengembangan robot secara menyeluruh, termasuk kemampuan robot mengambil keputusan berdasarkan data.

  1. Teknik Elektro

Teknik Elektro berperan dalam pengembangan komponen elektronik dan sistem kendali robot. Mahasiswa mempelajari kelistrikan, elektronika, sistem digital, serta pengendalian perangkat sesuai kurikulum dan peminatan kampus.

Dalam robotika, ilmu tersebut digunakan untuk mengatur motor, menghubungkan sensor, dan mengendalikan gerakan. Sebagai contoh, lengan robot industri membutuhkan sistem elektronik yang mampu mengatur posisi dan kecepatan gerak secara presisi.

Jurusan ini relevan bagi siswa yang tertarik memahami cara kerja rangkaian elektronik dan sistem kendali pada perangkat otomatis.

  1. Teknik Mesin

Teknik Mesin mempelajari perancangan mekanisme, material, dinamika, serta proses manufaktur. Dalam pengembangan robot, keahlian tersebut digunakan untuk merancang struktur, sambungan, dan komponen yang memungkinkan robot bergerak.

Misalnya, robot pemindah barang harus memiliki mekanisme yang mampu mengangkat beban tanpa kehilangan kestabilan. Perancang perlu memperhitungkan gaya, torsi, kekuatan material, dan efisiensi gerakan.

Teknik Mesin dapat menjadi pilihan bagi siswa yang lebih tertarik pada desain fisik robot dibandingkan pengembangan perangkat lunaknya.

  1. Mekatronika

Mekatronika menggabungkan teknik mesin, elektronika, komputasi, dan sistem kendali dalam satu bidang pembelajaran. Mahasiswa mempelajari bagaimana komponen mekanik dan elektronik diintegrasikan untuk menghasilkan mesin yang bekerja secara otomatis.

Penerapannya dapat ditemukan pada sistem penyortiran barang, mesin produksi otomatis, dan robot industri. Mahasiswa biasanya perlu memahami sensor, aktuator, mikrokontroler, serta mekanisme gerak.

Di Indonesia, Mekatronika tersedia melalui sejumlah program pendidikan teknik dan vokasi. Karena nama serta jenjang programnya dapat berbeda, calon mahasiswa perlu memeriksa kurikulum masing-masing perguruan tinggi.

  1. Informatika atau Ilmu Komputer

Informatika berperan dalam pengembangan algoritma dan perangkat lunak yang digunakan robot. Mahasiswa mempelajari pemrograman, struktur data, serta bidang komputasi yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan robotika.

Salah satu penerapannya adalah computer vision, yaitu teknologi yang memungkinkan komputer mengolah informasi dari kamera. Teknologi ini dapat membantu robot mengenali objek atau membaca kondisi lingkungan.

Namun, tidak semua program studi Informatika memiliki pembelajaran robotika secara khusus. Calon mahasiswa sebaiknya mencari kampus yang menyediakan mata kuliah kecerdasan buatan, computer vision, atau sistem cerdas apabila ingin mendalami bidang tersebut.

  1. Teknik Komputer

Teknik Komputer memadukan pengetahuan perangkat keras dan perangkat lunak. Mahasiswa dapat mempelajari arsitektur komputer, sistem digital, mikrokontroler, serta embedded systems atau sistem tertanam.

Dalam robotika, keterampilan tersebut digunakan untuk menghubungkan sensor, perangkat pemrosesan, dan motor. Sebagai contoh, robot sederhana dapat menggunakan mikrokontroler untuk membaca jarak suatu objek, kemudian memberikan perintah agar motor mengubah arah gerakan.

Jurusan ini cocok bagi siswa yang tertarik pada pemrograman sekaligus cara kerja perangkat elektronik yang menjalankan program tersebut.

  1. Teknik Otomasi atau Teknologi Rekayasa Otomasi

Bidang otomasi berfokus pada penggunaan teknologi untuk menjalankan proses kerja secara otomatis, terutama di lingkungan industri. Mahasiswa dapat mempelajari sistem kendali, sensor, aktuator, dan programmable logic controller (PLC).

Pengetahuan tersebut digunakan dalam pengoperasian mesin produksi otomatis, sistem pengemasan, dan robot industri. Fokusnya lebih banyak berkaitan dengan penerapan serta integrasi teknologi pada proses kerja dibandingkan pengembangan kecerdasan robot.

Program terkait otomasi tersedia pada sejumlah perguruan tinggi, termasuk pendidikan vokasi, dengan nama dan cakupan pembelajaran yang dapat berbeda.

Apa Perbedaan Fokus Setiap Jurusan?

Walaupun sama-sama berkaitan dengan robotika, setiap jurusan memiliki penekanan pembelajaran yang berbeda.

Jurusan Fokus yang Relevan dengan Robotika
Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan Integrasi sistem robot, kendali, dan kecerdasan buatan
Teknik Elektro Sensor, elektronika, motor, dan sistem kendali
Teknik Mesin Struktur, mekanisme, material, dan gerakan robot
Mekatronika Integrasi mekanik, elektronik, kendali, dan komputasi
Informatika / Ilmu Komputer Algoritma, pemrograman, AI, dan pengolahan data
Teknik Komputer Sistem tertanam, mikrokontroler, dan integrasi perangkat
Teknik Otomasi Kendali proses dan penerapan robot dalam sistem industri

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satu jurusan yang menguasai seluruh aspek robotika dengan kedalaman yang sama. Pengembangan robot biasanya melibatkan kerja sama beberapa bidang keahlian.

Apakah Belajar Robotika Harus Menguasai Matematika dan Fisika?

Matematika dan fisika menjadi dasar penting dalam pengembangan robot, terutama untuk memahami gerakan, gaya, posisi, serta sistem kendali. Pemrograman juga diperlukan untuk membuat perangkat mampu memproses informasi dan menjalankan instruksi.

Namun, kedalaman setiap materi bergantung pada jurusan. Teknik Mesin lebih menekankan mekanika dan perancangan fisik, sedangkan Informatika berfokus pada algoritma serta perangkat lunak. Teknik Elektro dan Mekatronika memiliki porsi pembelajaran yang lebih besar pada sistem elektronik dan kendali.

Karena itu, siswa yang tertarik pada robotika tidak harus memiliki minat yang sama terhadap seluruh bidang teknologi. Ketertarikan pada desain mesin, elektronika, atau pemrograman dapat menjadi dasar untuk menentukan jurusan yang sesuai.

Bagaimana Prospek Kerja Lulusan yang Mempelajari Robotika?

Keahlian robotika dapat diterapkan pada industri manufaktur, otomasi, logistik, pertanian, kesehatan, dan penelitian teknologi. Beberapa pekerjaan yang berkaitan antara lain robotics engineer, automation engineer, control engineer, dan embedded systems engineer.

Tanggung jawab pekerjaan tersebut berbeda. Ada yang berfokus pada perancangan mekanisme robot, pengembangan sistem kendali, pemrograman, atau integrasi perangkat otomatis dalam proses produksi.

Namun, lulusan dari jurusan terkait tidak otomatis bekerja sebagai insinyur robotika. Perusahaan biasanya membutuhkan kompetensi teknis yang sesuai dengan posisi, sehingga pengalaman praktikum, proyek, magang, dan portofolio menjadi bagian penting dalam persiapan karier.

Kesimpulan

Robotika dapat dipelajari melalui berbagai jurusan di Indonesia, mulai dari Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Mekatronika, Informatika, Teknik Komputer, hingga Teknik Otomasi. Masing-masing memiliki fokus pembelajaran yang berbeda sesuai bidang keilmuannya.

Bagi siswa SMA, memilih jurusan yang berkaitan dengan robotika sebaiknya dimulai dengan memahami bagian teknologi yang ingin ditekuni. Jika tertarik merancang bentuk dan gerakan robot, bidang mekanik bisa menjadi pilihan. Jika lebih menyukai sensor dan sistem kendali, bidang elektro atau mekatronika lebih relevan. Sementara itu, pemrograman dan kecerdasan buatan dapat dipelajari lebih mendalam melalui bidang komputasi.

Dengan memahami perbedaan tersebut, calon mahasiswa dapat memilih program studi berdasarkan kompetensi yang ingin dikembangkan, bukan sekadar karena nama jurusannya terdengar berkaitan dengan robot.

Persiapkan UTBK-SNBT untuk Masuk Jurusan Impianmu!

Tertarik kuliah di jurusan yang mempelajari robotika? Baik Teknik Elektro, Teknik Mesin, Informatika, maupun Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, kamu perlu mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk PTN, salah satunya melalui jalur UTBK-SNBT.

Mulai persiapanmu dengan mengikuti Try Out UTBK MasukKampus untuk mengukur kemampuan, mengenali materi yang masih perlu ditingkatkan, dan mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi ujian.

Yuk, ikuti Try Out UTBK MasukKampus melalui utbk.masukkampus.com** dan persiapkan langkahmu menuju jurusan impian!

Penulis:
Nayla Fadhlillah
Editor:
Ramadhan Candra Wijayanti S.Psi