Apa Bedanya Program Studi, Fakultas, dan Sekolah di PTN? Jangan Salah Saat Mencari Jurusan
Saat mulai mencari kampus, calon mahasiswa akan menemukan banyak istilah yang sebenarnya saling berkaitan, tetapi memiliki arti berbeda. Ada program studi (prodi), departemen, fakultas, bahkan sekolah.
Buat siswa SMA yang baru pertama kali mencari informasi tentang perguruan tinggi, istilah-istilah tersebut cukup mudah tertukar.
Misalnya, saat melihat website sebuah PTN, kamu menemukan Fakultas Teknik, lalu di dalamnya terdapat beberapa program studi. Di PTN lain, kamu mungkin menemukan istilah “Sekolah” yang menaungi beberapa program studi.
Lalu, kalau ingin memilih jurusan, sebenarnya yang harus dicari itu fakultas atau program studi?
Jawabannya: program studi.
Namun, memahami hubungan antara program studi, fakultas, dan sekolah tetap penting karena ketiganya berkaitan dengan tempat kamu nantinya menempuh pendidikan.
Program Studi adalah Pilihan yang Kamu Daftarkan
Program studi atau prodi adalah bagian yang paling penting ketika kamu sedang menentukan jurusan.
Secara sederhana, program studi merupakan kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum serta metode pembelajaran tertentu dalam suatu jenis pendidikan akademik, profesi, atau vokasi.
Jadi, ketika kamu mengatakan:
“Aku mau masuk Informatika.”
atau
“Aku mau kuliah Psikologi.”
yang sebenarnya kamu maksud adalah program studi yang akan kamu pilih.
Dalam proses penerimaan mahasiswa baru, pilihan juga dibuat berdasarkan program studi yang tersedia di PTN tujuan.
Pada SNBP 2026, misalnya, peserta dapat memilih maksimal dua program studi dari satu atau dua PTN. Pada SNBT 2026, pilihan program studi juga memiliki ketentuan tersendiri sesuai kombinasi program akademik dan vokasi yang dipilih.
Artinya, ketika kamu sedang menentukan pilihan untuk masuk PTN, jangan hanya mencatat nama fakultasnya.
Catat nama program studinya.
Lalu, Apa Itu Fakultas?
Kalau program studi adalah tempat kamu memilih bidang pendidikan, fakultas bisa dipahami sebagai bagian dalam perguruan tinggi yang menaungi beberapa program studi yang memiliki keterkaitan bidang ilmu.
Contohnya, sebuah PTN bisa memiliki:
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
yang di dalamnya terdapat beberapa program studi seperti bidang manajemen, akuntansi, atau bidang ekonomi lainnya.
PTN lain bisa menggunakan struktur dan nama fakultas yang berbeda.
Karena itu, jangan menganggap semua PTN memiliki susunan fakultas yang sama.
Fakultas berfungsi sebagai bagian organisasi akademik yang menaungi program-program studi tertentu.
Sementara itu, mahasiswa biasanya lebih spesifik menyebut program studi ketika menjelaskan jurusan yang sedang ditempuh.
Jadi kalau ditanya:
“Kamu kuliah di mana?”
jawabannya bisa berupa nama PTN.
Kalau ditanya:
“Jurusan apa?”
jawabannya adalah nama program studi.
Sedangkan fakultas memberikan informasi mengenai lingkungan akademik yang menaungi program studi tersebut.
Kenapa Ada PTN yang Menggunakan Istilah "Sekolah"?
Nah, bagian ini yang sering membuat calon mahasiswa bingung.
Tidak semua perguruan tinggi menggunakan struktur yang sama.
Selain fakultas, ada PTN yang menggunakan istilah sekolah sebagai bagian organisasi akademiknya.
Contoh yang cukup dikenal adalah Institut Teknologi Bandung yang memiliki beberapa sekolah seperti Sekolah Teknik Elektro dan Informatika serta Sekolah Bisnis dan Manajemen.
Dalam struktur seperti ini, sekolah menjalankan fungsi akademik untuk bidang ilmu tertentu dan menaungi program studi yang berkaitan.
Jadi, ketika melihat nama seperti:
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
jangan mengira “sekolah” tersebut berarti sekolah seperti SMA.
Dalam konteks perguruan tinggi, istilah tersebut merupakan bagian dari struktur organisasi akademik kampus.
Fakultas dan Sekolah Sama-Sama Bukan Nama Jurusan
Ini poin yang perlu diingat.
Kalau kamu menemukan:
Fakultas Teknik
itu belum tentu nama jurusanmu.
Begitu juga:
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
bukan berarti kamu otomatis mengambil satu jurusan bernama seperti itu.
Di dalamnya masih terdapat program studi dengan bidang masing-masing.
Karena itu, ketika mencari informasi penerimaan mahasiswa baru, pastikan kamu melihat sampai tingkat program studi.
Misalnya:
PTN
↓
Fakultas/Sekolah
↓
Program Studi
Struktur tersebut dapat berbeda antarperguruan tinggi, tetapi secara sederhana gambaran ini membantu kamu memahami posisi masing-masing istilah.
Kenapa Nama Fakultas Bisa Berbeda Antar-PTN?
Misalnya kamu tertarik dengan bidang komputer.
Di satu PTN, program studi yang kamu cari mungkin berada di bawah fakultas yang namanya berkaitan dengan ilmu komputer.
Di PTN lain, program studi serupa bisa berada di bawah fakultas teknologi informasi, teknik, atau struktur akademik lain.
Apakah berarti salah satunya bukan bidang komputer?
Belum tentu.
Perbedaan struktur organisasi merupakan kewenangan masing-masing perguruan tinggi.
Karena itu, nama fakultas tidak bisa digunakan sebagai satu-satunya cara untuk menentukan apakah sebuah program studi sesuai dengan minatmu.
Yang perlu kamu lihat tetap isi program studinya.
Jangan Tertipu Nama yang Terlihat Mirip
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menganggap dua program studi pasti sama hanya karena berada dalam fakultas yang sama.
Padahal, satu fakultas bisa menaungi beberapa program studi dengan fokus berbeda.
Contohnya, dalam satu fakultas yang berkaitan dengan ekonomi dan bisnis bisa terdapat program studi yang fokus pada manajemen, akuntansi, ekonomi, atau bidang lain.
Sama-sama berada dalam satu fakultas, tetapi materi yang dipelajari tidak otomatis sama.
Sebaliknya, program studi yang bidangnya mirip juga bisa berada di fakultas yang berbeda pada PTN yang berbeda.
Jadi, jangan menggunakan rumus:
Satu fakultas = satu jurusan.
Rumus itu salah.
Cara Membaca Struktur PTN Saat Mencari Jurusan
Supaya tidak bingung ketika membuka website kampus, coba gunakan urutan berikut.
1. Tentukan bidang yang kamu minati
Misalnya kamu tertarik dengan:
- teknologi
- kesehatan
- bisnis
- hukum
- sosial
- pendidikan
- teknik
- seni
Ini masih berupa bidang besar.
2. Cari program studi yang berkaitan
Setelah menemukan bidangnya, cari program studi yang tersedia.
Misalnya kamu tertarik dengan teknologi, jangan hanya mencari satu nama jurusan.
Lihat beberapa program studi yang masih memiliki hubungan dengan bidang tersebut.
3. Cek fakultas atau sekolahnya
Setelah menemukan program studi, lihat program tersebut berada di bawah fakultas atau sekolah apa.
Informasi ini berguna untuk memahami struktur kampus dan lingkungan akademiknya.
4. Baca kurikulumnya
Ini bagian yang jangan dilewatkan.
Dua program studi yang namanya mirip bisa memiliki fokus pembelajaran berbeda.
Lihat mata kuliah, kompetensi, peminatan, dan profil lulusan yang ditampilkan oleh PTN.
5. Cek informasi penerimaannya
Setelah merasa cocok, baru lihat apakah program studi tersebut tersedia melalui jalur yang ingin kamu ikuti.
SNPMB sendiri menyebutkan bahwa persyaratan penerimaan untuk program studi tertentu perlu diperiksa pada laman PTN yang dituju.
Kenapa Pejuang PTN Perlu Memahami Ini dari Sekarang?
Mungkin terlihat seperti hal kecil.
Tapi salah memahami istilah bisa membuat proses pencarian jurusan menjadi berantakan.
Misalnya kamu menemukan informasi:
“Fakultas X memiliki 8 program studi.”
Kalau kamu mengira fakultas adalah jurusan, kamu bisa saja mengira harus memilih “Fakultas X” saat pendaftaran.
Padahal, yang harus diperhatikan adalah program studi yang tersedia di dalamnya.
Pemahaman ini juga membantu ketika kamu membandingkan beberapa PTN.
Misalnya:
PTN A
Fakultas → Program Studi
PTN B
Sekolah → Program Studi
Strukturnya berbeda, tetapi kamu tetap bisa membandingkan program studi yang ingin kamu pilih.
Jangan Hanya Mengandalkan Nama di Google
Google memang membantu menemukan informasi awal.
Tetapi ketika sudah menemukan program studi yang menarik, lanjutkan pencarian ke website resmi PTN.
Cari informasi mengenai:
- nama resmi program studi
- fakultas atau sekolah yang menaungi
- jenjang pendidikan
- kurikulum
- profil lulusan
- akreditasi
- daya tampung
- persyaratan masuk
- jalur seleksi yang tersedia
Untuk SNBP dan SNBT, informasi daya tampung dan persyaratan juga perlu disesuaikan dengan informasi resmi yang tersedia pada SNPMB dan PTN tujuan.
Jangan sampai kamu membuat keputusan berdasarkan informasi dari situs yang sudah tidak diperbarui.
Jadi, Apa Bedanya?
Kalau disederhanakan:
Program Studi
→ bidang pendidikan yang kamu pilih dan jalani.
Fakultas
→ bagian akademik yang dapat menaungi beberapa program studi.
Sekolah
→ istilah struktur akademik yang digunakan oleh beberapa perguruan tinggi untuk menaungi bidang dan program studi tertentu.
Ketiganya saling berkaitan, tetapi bukan hal yang sama.
Dan yang paling penting ketika kamu menentukan pilihan masuk PTN adalah mengetahui program studi yang ingin kamu ambil, bukan sekadar nama fakultas atau sekolahnya.
Sebelum Memilih, Cek Sampai Detail
Jadi, kalau sekarang kamu sedang mulai menyusun daftar PTN, jangan hanya membuat catatan seperti:
PTN A
PTN B
PTN C
Buat lebih spesifik:
PTN A → Fakultas/Sekolah → Program Studi → Jalur masuk → Daya tampung → Persyaratan
Dengan begitu, kamu tidak hanya tahu kampus mana yang ingin dituju, tetapi juga tahu program studi apa yang sebenarnya kamu pilih dan seperti apa bidang yang akan dipelajari.
Buat Pejuang PTN, memahami struktur kampus memang bukan penentu kelulusan. Tapi ini bisa membuat proses mencari dan membandingkan jurusan jauh lebih terarah.
Karena sebelum memikirkan “aku mau kuliah di PTN mana?”, ada satu pertanyaan yang tidak kalah penting:
“Aku sebenarnya mau memilih program studi yang mana?”
Penulis:
Yumna Salwa Aqilah
Editor:
Ramadhan Candra Wijayanti S.Psi