belajar cepat atau belajar konsisten, mana yang lebih efektif?
Menjelang seleksi masuk PTN, banyak siswa mulai meningkatkan intensitas belajarnya. Ada yang memilih belajar sedikit demi sedikit setiap hari, tetapi ada juga yang baru belajar secara intensif ketika waktu ujian sudah semakin dekat. Tidak sedikit yang bertanya, metode mana yang sebenarnya lebih efektif?
Pada dasarnya, setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa belajar secara bertahap dan konsisten cenderung memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan belajar dalam waktu yang sangat lama hanya sesekali.
Lalu, apa alasannya? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa yang Dimaksud dengan Belajar Cepat?
Belajar cepat atau sering disebut sistem kebut semalam adalah kebiasaan belajar dalam waktu yang singkat tetapi dengan materi yang sangat banyak. Biasanya cara ini dilakukan ketika ujian sudah tinggal beberapa hari atau bahkan beberapa jam lagi.
Metode ini memang bisa membantu mengingat beberapa informasi dalam waktu dekat. Namun, materi yang dipelajari umumnya lebih mudah dilupakan karena otak tidak memiliki cukup waktu untuk menyimpan informasi tersebut ke dalam ingatan jangka panjang.
Selain itu, belajar secara terburu-buru juga dapat meningkatkan rasa lelah dan stres menjelang ujian.
Mengapa Belajar Konsisten Lebih Efektif?
Belajar secara konsisten berarti mempelajari materi sedikit demi sedikit tetapi dilakukan secara rutin dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Cara ini memberi kesempatan bagi otak untuk memahami konsep, mengingat informasi dengan lebih baik, serta mengulang materi yang belum dikuasai.
Selain itu, belajar secara konsisten juga membuat proses evaluasi menjadi lebih mudah. Kamu dapat mengetahui perkembangan kemampuan dari waktu ke waktu dan memperbaiki kelemahan sebelum hari ujian tiba.
Belajar Konsisten Membantu Mengurangi Tekanan
Salah satu keuntungan terbesar dari belajar secara rutin adalah berkurangnya tekanan menjelang ujian.
Karena materi sudah dipelajari secara bertahap, kamu tidak perlu mempelajari semuanya sekaligus dalam waktu yang singkat. Waktu menjelang ujian bisa dimanfaatkan untuk melakukan review dan latihan soal, bukan memulai belajar dari awal.
Dengan begitu, persiapan akan terasa lebih tenang dan terstruktur.
Bagaimana Jika Baru Mulai Belajar Sekarang?
Jika kamu merasa baru mulai serius belajar, jangan khawatir. Masih ada waktu untuk memperbaiki kebiasaan belajar.
Mulailah dengan menyusun target yang realistis, kemudian belajar secara rutin setiap hari. Fokuslah pada materi yang paling penting terlebih dahulu, lalu lanjutkan secara bertahap ke materi lainnya.
Yang terpenting bukan seberapa terlambat kamu memulai, tetapi bagaimana kamu memanfaatkan waktu yang masih tersedia.
Cara Membangun Kebiasaan Belajar yang Konsisten
Agar belajar menjadi kebiasaan, kamu bisa menerapkan beberapa langkah berikut.
- Tentukan jam belajar yang sama setiap hari.
- Buat target belajar harian yang realistis.
- Sisihkan waktu khusus untuk latihan soal.
- Lakukan evaluasi setiap selesai belajar.
- Review kembali materi secara berkala.
- Jangan menunggu sampai mendekati ujian untuk mulai belajar.
Dengan kebiasaan tersebut, belajar akan terasa lebih ringan karena dilakukan sedikit demi sedikit.
Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Jika harus memilih, belajar secara konsisten merupakan pilihan yang lebih disarankan untuk persiapan PTN.
Belajar dalam waktu yang lebih singkat tetapi dilakukan setiap hari akan membantu membangun pemahaman yang lebih kuat dibandingkan belajar secara mendadak dalam waktu yang lama. Selain itu, kamu juga memiliki kesempatan untuk memperbaiki kesalahan melalui latihan soal dan tryout secara bertahap.
Kesimpulan
Persiapan menuju PTN bukanlah perlombaan yang diselesaikan dalam satu malam. Dibutuhkan proses, konsistensi, dan evaluasi agar kemampuan terus berkembang dari waktu ke waktu.
Daripada mengandalkan sistem kebut semalam, mulailah membangun kebiasaan belajar yang rutin sejak sekarang. Langkah kecil yang dilakukan setiap hari akan memberikan hasil yang jauh lebih baik ketika hari ujian akhirnya tiba.
Penulis:
Yumna Salwa Aqilah
Editor:
Ramadhan Candra Wijayanti S.Psi