Bisa Jadi Peluang! Jurusan di UI yang Sepi Peminat

Bisa Jadi Peluang! Jurusan di UI yang Sepi Peminat

Menjadi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mungkin menjadi impian bagi banyak orang yang telah menempuh bangku SMA.

Selain berusaha dalam meningkatkan intensitas dalam belajar, tentunya kamu juga harus pintar dalam menyusun strategi dalam memilih jurusan yang menjadi sasaran agar peluang kamu dapat diterima semakin besar.

Melansir dari laman resmi ui.ac.id, UI memiliki sebanyak 58 jurusan dalam rumpun saintek dan soshum untuk program pendidikan Sarjana (S1). UI pun merilis daftar program studi S1 Reguler TA 2021 dengat jumlah peminat beserta daya tampungnya.

Berikut jurusan UI dengan tingkat persaingan yang lebih rendah:
1. Fisika
Peminat SNMPTN 2020 : 205
Daya Tampung SNMPTN 2021 : 20

Peminat SBMPTN 2020 : 158
Daya Tampung SBMPTN 2021 : 30

2. Sastra Jawa
Peminat SNMPTN 2020 : 74
Daya Tampung SNMPTN 2021 : 15

Peminat SBMPTN 2020 : 152
Daya Tampung SBMPTN 2021 : 22

3. Kimia
Peminat SNMPTN 2020 : 254
Daya Tampung SNMPTN 2021 : 20

Peminat SBMPTN 2020 : 251
Daya Tampung SBMPTN 2021 : 30

4. Geografi
Peminat SNMPTN 2020 : 214
Daya Tampung SNMPTN 2021 : 20

Peminat SBMPTN 2020 : 301
Daya Tampung SBMPTN 2021 : 30

5. Geologi
Peminat SNMPTN 2020 : 194
Daya Tampung SNMPTN 2021 : 12

Peminat SBMPTN 2020 : 197
Daya Tampung SBMPTN 2021 : 18

6. Teknologi Bioproses
Peminat SNMPTN 2020 : 252
Daya Tampung SNMPTN 2021 : 12

Peminat SBMPTN 2020 : 199
Daya Tampung SBMPTN 2021 : 18

7. Geofisika
Peminat SNMPTN 2020 : 160
Daya Tampung SNMPTN 2021 : 12

Peminat SBMPTN 2020 : 204
Daya Tampung SBMPTN 2021 : 18

Perlu diingat, walaupun sepi peminat bukan berarti jurusan tersebut tidak memiliki prospek kerja yang tinggi ya Glads!

The post Bisa Jadi Peluang! Jurusan di UI yang Sepi Peminat appeared first on MasukKampus : News.

Wow! Negara-Negara Ini Gratiskan Semua Jenjang Pendidikan Warganya, Mana Saja Ya?

Wow! Negara-Negara Ini Gratiskan Semua Jenjang Pendidikan Warganya, Mana Saja Ya?

Sebuah penelitian tahun 2016 menyatakan bahwa Indonesia ada di peringkat kedua dengan persentase angka putus sekolah terbanyak. Hal ini tentu disayangkan, mengingat banyaknya potensi yang tertanam pada sumber daya manusia di Indonesia.

Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka putus sekolah ini adalah besarnya biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua untuk anak-anaknya. Di lain pihak, banyak negara di Eropa yang telah sepenuhnya membiayai pendidikan warga negaranya sehingga angka putus sekolah bisa ditekan.

Berikut daftar negara-negara yang menggratiskan biaya pendidikan untuk rakyatnya:

1. Finlandia
Sejak 2018 lalu, negara ini secara konsisten mempertahankan posisinya sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan paling tinggi di dunia. Salah satu hal yang melatarbelakangi tingkat kebahagiaan warganya adalah sistem pendidikan yang baik dan tidak dipungut biaya. Tidak hanya warga asli Finlandia yang mendapat keuntungan ini, semua orang yang datang dan belajar di negara ini akan mendapat perlakuan yang sama.

2. Swedia
Swedia juga memfasilitasi keperluan sekolah setiap muridnya. Beberapa sekolah di Swedia juga menyediakan makan siang gratis dan tunjangan sekolah setiap bulannya. Peraturan ini tidak hanya dapat dinikmati oleh warga asli Swedia, seluruh pelajar asing yang datang dan belajar di negara ini juga mendapat keuntungan yang sama selama belajar di negara tersebut. Semua biaya ini ditanggung oleh pemerintahan Swedia.

3. Jerman
Meskipun terkenal dengan penerapan tarif pajak yang sangat tinggi terhadap penduduknya, nyatanya pajak tersebut dikembalikan pada warga dalam bentuk fasilitas yang juga berkualitas tinggi. Namun, dengan membayar pajak, warga Jerman sudah bisa mendapat layanan kesehatan dan fasilitas pendidikan yang gratis. Hal yang sama juga berlaku bagi pelajar asing yang belajar di negara ini.

4. Norwegia
Seperti negara-negara sebelumnya, warga Norwegia juga tidak perlu memikirkan biaya pendidikan karena negara menanggungnya. Alokasi dana pendidikan di negara ini didapatkan dari pajak penghasilan yang tinggi, mencapai 37 persen dari penghasilan warga Swedia per tahun yang rata-rata mencapai US$ 33.492 atau Rp435 juta.

The post Wow! Negara-Negara Ini Gratiskan Semua Jenjang Pendidikan Warganya, Mana Saja Ya? appeared first on MasukKampus : News.

Jurusan Sepi Peminat di UGM, Memang Ada?

Jurusan Sepi Peminat di UGM, Memang Ada?

Mencari jurusan adalah salah satu prioritas bagi siswa SMA terutama kelas 12 untuk melanjutkan jenjang pendidikan.

Tidaklah mudah mendapatkan pilihan yang tepat dan membutuhkan taktik dalam pemilihan jurusan. Salah satu taktiknya adalah dengan mencari jurusan yang sepi peminat.

Kendati tidak mudah, rupanya calon mahasiswa bisa melihat jurusan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sepi peminat menggunakan situs resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Berikut pemaparan jurusan sepi peminat menggunakan data peminat tahun 2020 di website resmi LTMPT:

1. Mikrobiologi Pertanian
2. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
3. Teknologi Hasil Perikanan
4. Managemen Sumber Daya Perikanan
5. Proteksi Tanaman
6. Higiene Gigi
7. Fisika
8. Ilmu Tanah
9. Elektronika dan Instrumentasi
10. Kartografi dan Penginderaan Jarak Jauh
11. Arkeologi
12. Sejarah
13. Sastra Jepang
14. Sastra Perancis
15. Sastra Jawa

Adakah jurusan incaran kamu Glads?

The post Jurusan Sepi Peminat di UGM, Memang Ada? appeared first on MasukKampus : News.

Peluang Kerja Bagi Gen Z, Apa Jurusan Kuliah yang Harus Diambil?

Peluang Kerja Bagi Gen Z, Apa Jurusan Kuliah yang Harus Diambil?

Generasi Z sering mengalami dilema dalam menentukan jurusan kuliah. Mereka sering berfikir apakah jurusan yang dipilih akan mendukung karier di masa depan?

Seiring berkembangnya teknologi membuat sejumlah lapangan kerja baru muncul untuk para generasi Z. Ini dia peluang kerja beserta jurusan yang perlu diambi.

1. Digital Marketer
Dengan pemanfaatan internet, jangkauan dunia marketing menjadi tidak terbatas. Untuk meningkatkan jumlah penjualan dan mendapatkan semakin banyak pelanggan, pemanfaatan bidang digital bisa dimaksimalkan. Bagi Gen Z, yang ingin menjadi Digital Marketer bisa pilih jurusan Manajemen, Bisnis Digital, atau jurusan Teknologi Informasi.

2. Data Scientist dan Data Analyst
Di era modern, data adalah segalanya. Kini profesi Data Scientist dan Data Analyst sedang marak-maraknya di kalangan Generasi Z. Tugas utama mereka adalah mengolah dan menganalisis data yang didapatkan dari internet, kemudian digunakan untuk mengambil keputusan selanjutnya.

3. Content Writer dan Creator
Ada banyak kategori writer yang bisa ditemukan saat ini. Mulai dari content writer, copywriter, ghost writer, dan masih banyak lagi.

4. Developer
Mobile developer dan software developer adalah dua pekerjaan yang cocok buat kamu peminat teknologi. Jurusan yang menunjang pekerjaan ini adalah Sistem Informasi, Ilmu Komputer, dan Teknologi Komputer.

5. Desainer Grafis
Pekerjaan Desainer Grafis jadi pekerjaan paling banyak dicari saat ini. Dibutuhkan jiwa kreatif dan up-to-date untuk menjadi seorang desainer grafis handal. Bagi yang minat menjadi Desainer Grafis bisa pilih jurusan Broadcasting, jurusan Desain Komunikasi Visual, atau jurusan Visual Brand Design.

The post Peluang Kerja Bagi Gen Z, Apa Jurusan Kuliah yang Harus Diambil? appeared first on MasukKampus : News.

Beberapa Kampus Raih Medali Gemastik XIV 2021 Terbanyak Ada Kampus Impian Kamu?

Beberapa Kampus Raih Medali Gemastik XIV 2021 Terbanyak Ada Kampus Impian Kamu?

Kemendikbudristek melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bekerja sama dengan Universitas Telkom menggelar kompetisi antar kampus yang bertajuk Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) untuk ke-14 kalinya secara daring.

Tahun ini Universitas Telkom telah dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan GEMASTIK XIV yang mengusung tema “TIK Untuk Indonesia Bangkit Menuju Kehidupan Bangsa yang Lebih Baik” dengan total 3.164 tim yang mengikuti pada 11 divisi lomba 11 cabang/divisi lomba, 2 (dua) ekshibisi e-Sport serta kompetisi poster dimana sebaran tim berasal dari 235 perguruan tinggi yang tersebar pada 33 provinsi di Indonesia.

Berbagai perguruan tinggi di Indonesia turut berpartisipasi dalam ajang GEMASTIK tahun ini. Berikut kampus yang sukses meraih medali terbanyak dalam GEMASTIK XIV:
1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
2. Institut Teknologi Bandung
3. Universitas Telkom
4. Universitas Bina Nusantara
5. Universitas Pelita Harapan
6. Institut Teknologi Telkom Purwokerto
7. Universitas Lambung Mangkurat
8. Universitas Syiah Kuala
9. Universitas Mataram
10. Universitas Indonesia

The post Beberapa Kampus Raih Medali Gemastik XIV 2021 Terbanyak Ada Kampus Impian Kamu? appeared first on MasukKampus : News.

Jurusan Sepi Peminat di UGM, Memang ada?

Jurusan Sepi Peminat di UGM, Memang ada?

Mencari jurusan adalah salah satu prioritas bagi siswa SMA terutama kelas 12 untuk melanjutkan jenjang pendidikan.

Tidaklah mudah mendapatkan pilihan yang tepat dan membutuhkan taktik dalam pemilihan jurusan. Salah satu taktiknya adalah dengan mencari jurusan yang sepi peminat.

Kendati tidak mudah, rupanya calon mahasiswa bisa melihat jurusan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sepi peminat menggunakan situs resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Berikut pemaparan jurusan sepi peminat menggunakan data peminat tahun 2020 di website resmi LTMPT:

1. Mikrobiologi Pertanian
2. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
3. Teknologi Hasil Perikanan
4. Managemen Sumber Daya Perikanan
5. Proteksi Tanaman
6. Higiene Gigi
7. Fisika
8. Ilmu Tanah
9. Elektronika dan Instrumentasi
10. Kartografi dan Penginderaan Jarak Jauh
11. Arkeologi
12. Sejarah
13. Sastra Jepang
14. Sastra Perancis
15. Sastra Jawa

Adakah jurusan incaran kamu Glads?

The post Jurusan Sepi Peminat di UGM, Memang ada? appeared first on MasukKampus : News.

Tren! Jurusan Kuliah Sesuai Kepribadian MBTI

Tren! Jurusan Kuliah Sesuai Kepribadian MBTI

MBTI adalah Myers-Briggs Type Indicator atau identifikasi kepribadian dalam diri setiap orang. Dalam tes MBTI juga terlihat minat dan kekuatan seseorang.

Nah, MBTI ini juga bisa dijadikan acuan dalam memilih jurusan kuliah lho. Dikutip dari Teen Vogue, berikut rekomendasi jurusan kuliah sesuai 5 MBTI yang terkenal:

1. INFP
Jika kalian merupakan seorang INFP yang betah menjelajahi dunia batin, penulisan kreatif merupakan pilihan yang tepat. Biasanya jurusan yang cocok adalah sastra

2. ISFP
Seseorang dengan MBTI ISFP sangat cocok masuk jurusan seni. Hal ini dikarenakan mereka dapat mengekspresikan diri melalui seni.

3. ESTP
ESTP sangat cocok untuk jurusan bisnis. Hal ini dikarenakan mempelajari bisnis akan membekali seseorang untuk menjadi seorang wirausaha, pekerjaan di mana detikers menentukan peran dan menciptakan kesuksesan sendiri.

4. ISFJ
ISFJ adalah seseorang yang memiliki hati yang besar dan suka merawat. Oleh karena itu perawat adalah jurusan kuliah yang tepat.

5. ENTJ
Seseorang ENTJ adalah orang yang kompetitif, sehingga jurusan ini sangat cocok bagi mereka yang membutuhkan fokus, wawasan, dan kemampuan untuk bekerja dengan angka.

The post Tren! Jurusan Kuliah Sesuai Kepribadian MBTI appeared first on MasukKampus : News.

Universitas Harus Turut Andil, Jokowi: Jangan Biarkan Mahasiswa Monoton

Universitas Harus Turut Andil, Jokowi: Jangan Biarkan Mahasiswa Monoton

Presiden Republik Indonesia, Jokowi Widodo memberikan arahan kepada universitas agar mengajak mahasiswa melakukan hal-hal baru, tidak berpaku dalam satu kegiatan saja.

Jokowi meminta agar mahasiswa didorong untuk belajar di ana saja dengan siapa saja, tidak harus dengan para dosen. “Prsinya bisa diatur 30 atau 50 persen,” imbuhnya.

Perguruan tinggi dan mahasiswa harus siap menghadapi perubahan dan “hybrid skill”. Oleh sebab itu, sumber daya manusia telah menjadi fokusnya saat ini.

Sangat diharapkan perguruan tinggi bisa memfasilitasi agar dapat mengembangkan talenta mahasiswa itu sendiri. Dengan adanya program studi bukan berarti membuat mahaiswa menjadi terbelenggu dan tidak menguasai bidang selain di program studi.

Artinya mahasiswa tidak hanya paham satu bidang tetapi juga berbagai bidang seperti matematika, ilmu komputer, hingga bahasa.

Jokowi menghimbau para guru dan dosen jangan mengajarkan ilmu yang usang. Disampaikannya di forum para rektor, harus ada perubahan-perubahan secara fundamental dan cepat untuk mengatisipasi perubahan.

The post Universitas Harus Turut Andil, Jokowi: Jangan Biarkan Mahasiswa Monoton appeared first on MasukKampus : News.

Terbagi Tiga Kategori, PTKIN Berbeda Dengan PTN, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!

Terbagi Tiga Kategori, PTKIN Berbeda Dengan PTN, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!

Untuk melanjutkan pendidikan, calon mahasiswa diberikan banyak pilihan. Bisa memilih melanjutkan pendidikan di sebuah universitas, sekolah tinggi, akademi, institut hingga politeknik.

Salah satu pendidikan yang biasa dipilih calon mahasiswa adalah jenjang universitas. Di jenjang ini juga masih dibedakan menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta.

Namun jangan salah, perguruan tinggi negeri juga masih bisa dibedakan lagi menjadi perguruan tinggi negeri reguler dibawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berada di bawah naungan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Perguruan tinggi di bawah nauangan Kemenag terbagi menjadi tiga kategori kampus:

1. UIN atau Universitas Islam Negeri
2. IAIN atau Institut Agama Islam Negeri
3. STAIN atau Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri

Kategori kampus ini bisa jadi pilihan jika tertarik mendalami ilmu agama secara lebih serius. Tidak hanya sekadar belajar ilmu agama Islam, beberapa kampus pun membuka jurusan yang umumnya sudah dikenal. Seperti jurusan Kedokteran dan Pendidikan Bahasa Indonesia.

Jalur masuk perguruan tinggi reguler yang biasa diikuti calon mahasiswa yakni SNMPTN, UTBK-SBMPTN, dan Ujian Mandiri.

PTKIN memiliki jalur masuk atau seleksi mahasiswa yang agak berbeda, ada SPAN PTKIN, UM-PTKIN.

SPAN-PTKIN adalah Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Jalur masuk ini diselenggarakan oleh Panitia Pelaksana khusus yang ditunjuk oleh Kemenag.

Serupa dengan SNMPTN, penilaian seleksi jalur masuk SPAN-PTKIN didasarkan pada nilai rapor dan prestasi akademik lainnya, bukan melalui jalur ujian tertulis.

Semua siswa yang didaftarkan sekolah atau madrasah masing-masing berhak mengikuti jalur SPAN-PTKIN. Calon mahasiswa perlu memastikan, apakah sekolahmu telah izin sah dari pemerintah untuk mendaftarkannya siswanya atau tidak. Selanjutnya pendaftaran siswa akan dilakukan melalui Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS).

The post Terbagi Tiga Kategori, PTKIN Berbeda Dengan PTN, Calon Mahasiswa Wajib Tahu! appeared first on MasukKampus : News.

Jurusan Ini Tidak Dimiliki Kampus Lain, Tapi Lulusannya Digaji Besar, Apa tuh?

Jurusan Ini Tidak Dimiliki Kampus Lain, Tapi Lulusannya Digaji Besar, Apa tuh?

Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) menjadi sekolah kedinasan impian bagi banyak siswa lulusan SMA tiap tahunnya. Pasalnya, lulusan PKN STAN akan langsung diangkat menjadi CPNS dan ditempatkan di lingkungan Kemenkeu atau instansi pemerintah lainnya.

PKN STAN merupakan sekolah kedinasan di Indonesia yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Melansir dari akun Twitter resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) @BKNgoid, jumlah pendaftar yang telah melakukan submit sebanyak lebih dari 40 ribu peserta pada tahun ini. PKN STAN pun memiliki jurusan yang tidak asing bagi peminatnya dikarenakan hanya dimiliki oleh PKN STAN.

Berikut jurusan di PKN STAN yang tidak dimiliki oleh kampus lain:
1. Kepabeanan dan Bea Cukai
2. Kebendaharaan Negara
3. Manajemen Aset
4. Pajak Bumi Bangunan/Penilai

Perlu diketahui PKN STAN bersifat ikatan dinas, sehingga mahasiswa STAN tidak akan dipungut biaya selama menjalankan pendidikan. Tak hanya itu, lulusannya pun juga akan mendapatkan gaji pokok beserta tunjangan kinerja yang besar.

Berdasarkan PMK Nomor 226/PMK.01/2020, lulusan STAN dari program D3 secara otomatis akan diangkat menjadi CPNS golongan IIc. Sedangkan untuk program D1 akan menempati golongan IIa.

Berdasarkan peraturan tersebut, golongan IIc tahun pertama akan mendaptkan gaji sebesar Rp 2.301.800 setiap bulan. Sedangkan, golongan IIa akan mendapatkan gaji pokok Rp 2.022.200 per bulan.

Kemudian, pada tahun berikutnya, lulusan STAN program D3 akan mendapatkan gaji Rp.2.374.300. Untuk lulusan program D1 akan mendapatkan gaji Rp 2.054.100. Apabila lulusan STAN dengan masa kerja 33 tahun akan menerima gaji Rp 3.365.000.

Selain gaji, lulusan STAN yang sudah diangkat menjadi PNS akan menerima tunjangan kinerja. Berdasarkan PP Nomor 156 tahun 2014, tukin untuk kelas jabatan terendah (kelas 1) sebesar Rp 2.575.000. Sementara itu, untuk kelas jabatan tertinggi (kelas 27) mencapai hingga Rp 46.950.000.

Lulusan STAN program D3 masuk dalam kelas jabatan 6 dengan tukin yang diterima sebesar Rp 3.611.000.

Gimana nih Glads, apakah kamu menjadi salah satu peminat dari PKN STAN?

The post Jurusan Ini Tidak Dimiliki Kampus Lain, Tapi Lulusannya Digaji Besar, Apa tuh? appeared first on MasukKampus : News.

MasukKampus