Perpaduan Kuliah Luring dan Daring Bikin Grogi, Kok Bisa?

Perpaduan Kuliah Luring dan Daring Bikin Grogi, Kok Bisa?

Penerapan pembelajaran tatap muka terbatas dan bertahap (PTMTB) sudah mulai diberlakukan di beberapa universitas, termasuk Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Semenjak kuliah daring, banyak mahasiswa maupun dosen tidak berinteraksi secara langsung. Hal ini menyebabkan para mahasiswa menjadi canggung saat menjalani PTMTB.

Mahasiswi Universitas Negeri Surabaya, Aprilia Widianti, mengungkapkan bahwa awal masuk kampus Unesa merasa grogi. Sama halnya seperti siswa yang baru pertama kali masuk sekolah. Namun, setelah masuk kelas perasaannya mulai mencair.

Tak luput dari kecanggungan, Riyadi, dosen pendidikan sejarah yang mengajar mahasiswa semester 3 juga mengalami hal serupa. “Pertama kali bertemu masih canggung. Selain mahasiswa, dosen juga canggung, sebab kebiasaan di depan laptop terus ketemu langsung pasti ada penyesuaian,” ungkap Riyadi (20/9/2021).

Mayoritas mahasiswa dan dosen lebih menyukai pembelajaran secara luring. Selain lebih memahami materi, mahasiswa lebih berani untuk berdiskusi dengan dosen.

The post Perpaduan Kuliah Luring dan Daring Bikin Grogi, Kok Bisa? appeared first on MasukKampus : News.

Waduh! Survei Sebut 87 Persen Mahasiswa di Indonesia Mengaku Salah Pilih Jurusan

Waduh! Survei Sebut 87 Persen Mahasiswa di Indonesia Mengaku Salah Pilih Jurusan

Andri Fajria, ahli observasi anak sekaligus penemu observasi bakat (talents observation), mengungkapkan latar belakang 87 persen mahasiswa di Indonesia salah jurusan.

Hadir di Gedung Görükle, Üçoluk Cd. (GGM), 16285 Nilüfer/Bursa, Andri mengemukakan hal itu terkait dengan pernyataan psikolog pendidikan dari Integrity Development Flexibility (IDF) Irene Guntur yang menyebutkan 87 persen mahasiswa di Indonesia salah jurusan.

Setiap orang terlahir membawa bakat masing-masing. Namun tidak semua orang bisa menyempurkan bakat tersebut. Sebagian orang harus bekerja lebih keras untuk menonjolkan bakat tersebut.

Diyakini Andri yang juga Ketua Yayasan Harmoni Alam Semesta Tangerang, tidak berbakat dalam suatu aktivitas, bukan berarti tidak dapat melakukan aktivitas tersebut. Tetapi yang bersangkutan membutuhkan usaha yang lebih keras agar dapat melakukan aktivitas tersebut dengan baik.

Andri juga memberikan tips cara membaca bakat melalui aktivitas 4E dalam webinarnya, yaitu easy (merasa mudah mengerjakannya), enjoy (merasa senang mengerjakannya), excellent (hasilnya dinilai baik oleh orang lain), dan earn (menghasilkan uang/jasa/manfaat).

The post Waduh! Survei Sebut 87 Persen Mahasiswa di Indonesia Mengaku Salah Pilih Jurusan appeared first on MasukKampus : News.

MasukKampus