Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akan membahayakan bagi pendidikan di Indonesia jika terlalu lama diterapkan. Bahkan, Nadiem menyebut Indonesia menjadi negara paling lama melakukan PJJ di dunia.

Lanjutnya, ia khawatir dengan dampak permanen PJJ yang mengakibatkan para pelajar kehilangan kemampuan belajar bahkan ancaman hingga putus sekolah yang dapat berdampak pada kesehatan mental pelajar seumur hidup.

Nadiem menilai, PJJ tidak efektif terutama bagi pelajar di daerah dengan minim internet. Sebab, masih banyak anak didik yang tidak memiliki dukungan internet maupun teknologi informasi yang memadai.

Pemerintah pun terus mengimbau dengan memberi pilihan kepada daerah PPKM level 1-3 untuk melakukan sekolah tatap muka terbatas. Sementara itu, sekolah di daerah level 4 masih harus melaksanakan PJJ.

The post Nadiem: Dampak PJJ Akan Membahayakan Siswa Jika Tetap Dilanjutkan appeared first on MasukKampus : News.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MasukKampus