Dunia SMA dan Kuliah Sangat Berbeda! Mahasiswa Baru Wajib Banget Terapkan Tips Ini!

Dunia SMA dan Kuliah Sangat Berbeda! Mahasiswa Baru Wajib Banget Terapkan Tips Ini!

Berubah menjadi status mahasiswa adalah momen yang paling menegangkan untuk ditunggu-tunggu. Saat sudah memasuki jenjang yang lebih tinggi, tentunya akan banyak perubahan dibandingkan dengan masa sekolah, mulai dari suasana, pertemanan, sistem pembelajaran, hingga tanggung jawab baru yang akan dihadapi.

Jangan sampai kebiasaan mu semasa SMA dapat merugikan diri sendiri saat memasuki dunia perkuliahan ya Glads! Oleh karena itu, ada beberapa tips agar bisa beradaptasi dan bisa mengikuti kegiatan perkuliahan dengan lancar :
1. Manfaatkan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) jadi masa buat beradaptasi.
2. Pilih Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), kepanitiaan atau organisasi sesuai minat dan kemampuanmu.
3. Mencari tahu sistem perkuliahan dan peraturan kampus.
4. Kenali dosen, jadwal kuliah, dan materi pembelajarannya.
5. Berinteraksi dengan senior dapat memudahkan mu mendapatkan informasi terkait perkuliahan hingga dapat menjadi relasi saat di dunia kerja nanti.
6. Jangan membiasakan diri melakukan plagiarisme atau menjiplak ketika sedang mengerjakan tugas.
7. Menjadi mahasiswa baru yang aktif bertanya di kelas maupun saat diskusi kelompok merupakan suatu hal positif yang bisa membantu mengasah kemampuan dalam berpikir.

The post Dunia SMA dan Kuliah Sangat Berbeda! Mahasiswa Baru Wajib Banget Terapkan Tips Ini! appeared first on MasukKampus : News.

Pejuang PTN 2021 Wajib Tahu! Ini dia Data Hasil SBMPTN 2021, Mulai Dari Daya Tampung Hingga Total Diterima

Pejuang PTN 2021 Wajib Tahu! Ini dia Data Hasil SBMPTN 2021, Mulai Dari Daya Tampung Hingga Total Diterima

Pejuang Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 2022 harus menyiapkan diri dari sekarang agar bisa lolos di jalur masuk yang diminati. Tak hanya fokus di jalur SNMPTN saja, pejuang kampus negeri wajib mempunyai opsi selain jalur tersebut, seperti di jalur UTBK SBMPTN.

Kilas balik di jalur UTBK SBMPTN 2021, kuota yang tersedia melalui jalur ini sebanyak 197.657 kursi yang tersebar di seluruh perguruan tinggi yang mengikuti SBMPTN, yaitu 74 universitas dan institut negeri, 12 vokasi di universitas dan institut, 40 politeknik negeri, dan 11 PT KIN.

Namun, total yang diterima hanya sebesar 184.942 dari 777.854 pendaftar. Jika melihat jumlah peserta yang dinyatakan lulus, artinya ada 12.715 kuota yang tidak terpenuhi.

Ketua LTMPT Prof. Nasih mengatakan, kuota yang tidak terpenuhi dikarenakan peserta tersebut tidak memenuhi daya tampung.

Melansir dari instagram resmi LTMPT, berikut data hasil dari UTBK SBMPTN 2021 yang wajib kamu ketahui agar bisa menjadi acuan dalam mendaftar UTBK SBMPTN 2022 :

1. Daya Tampung: 197.657
2. Peminat Prodi Saintek: 336.834
3. Peserta Yang Diterima Prodi Saintek: 85.149
4. Peminat Prodi Soshum: 378.556
5. Peserta Yang Diterima Prodi Soshum: 83.836
6. Peserta KIP-Kuliah: 220.162
7. Peserta Yang Diterima KIP-Kuliah: 61.067
8. Rerata Nilai Skor UTBK Saintek: 549,35
9. Rerata Nilai Skor UTBK Soshum: 542,11

The post Pejuang PTN 2021 Wajib Tahu! Ini dia Data Hasil SBMPTN 2021, Mulai Dari Daya Tampung Hingga Total Diterima appeared first on MasukKampus : News.

Jokowi : Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka Asal Sudah Vaksin, Sudah Siapkah?

Jokowi : Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka Asal Sudah Vaksin, Sudah Siapkah?

Penutupan sekolah yang berkepanjangan salama pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang merugikan bagi pendidikan anak di Indonesia, salah satunya adalah kehilangan kemampuan belajar siswa.

Maka dari itu, Presiden Joko Widodo mengungkapkan, seluruh pelajar di Indonesia boleh kembali melakukan pembelajaran tatap muka apabila sudah melakukan vaksinasi Covid-19.

Lanjutnya, Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk segera menghabiskan pasokan vaksin yang ada. Pemerintah daerah tidak perlu segan-segan mengajukan tambahan vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat apabila stok mulai menipis.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat berdialog secara virtual dengan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat meninjau vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Nadiem Makarim, bahwa sekitar 63 persen daerah sekolah yang berada di level 1 hingga 3 dapat memulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Sementara, untuk daerah yang berada di level 4, masih harus menggelar pembelajaran secara jarak jauh (PJJ).

Meski begitu, Presiden Jokowi berpesan kepada para pelajar yang telah divaksin untuk tak lupa tetap disiplin menggunakan masker di dalam kelas karena virus Covid-19 akan selalu bermutasi.

Gimana Glads udah siap buat kembali pembelajaran tatap muka?

The post Jokowi : Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka Asal Sudah Vaksin, Sudah Siapkah? appeared first on MasukKampus : News.

Mau Masuk PTN Via KIP-K? Kuy Kepoin 10 PTN Penerima Peserta KIP-K Terbanyak di SBMPTN 2021

Mau Masuk PTN Via KIP-K? Kuy Kepoin 10 PTN Penerima Peserta KIP-K Terbanyak di SBMPTN 2021

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyatakan sebanyak 61.067 peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah diterima di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021.

Dalam pengumuman hasil SBMPTN 2021, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof. Nasih mengucapkan banyak terima kasih kepada PTN yang telah menerima peserta SBMPTN KIP-Kuliah dengan jumlah yang tinggi.

Ia menambahkan, peserta KIP Kuliah yang dinyatakan lolos SBMPTN 2021 harus melalui dua tahapan verifikasi selanjutnya, yaitu verifikasi akademik dan verifikasi data ekonomi.

Melansir laman resmi Instagram LTMPT @ltmptofficial, berikut 10 PTN penerima peserta KIP-K terbanyak pada SBMPTN 2021 :
1. Universitas Negeri Padang : 2.011 peserta
2. Universitas Tadulako : 1.958 peserta
3. Universitas Nusa Cendana : 1.900 peserta
4. Universitas Malikussaleh : 1.843
5. Universitas Halu Oleo : 1.787 peserta
6. Universitas Negeri Makassar : 1.757 peserta
7. Universitas Negeri Gorontalo : 1.552 peserta
8. Universitas Trunojoyo Madura : 1.540 peserta
9. Universitas Lampung : 1.510 peserta
10. Universitas Negeri Medan : 1.490 peserta

The post Mau Masuk PTN Via KIP-K? Kuy Kepoin 10 PTN Penerima Peserta KIP-K Terbanyak di SBMPTN 2021 appeared first on MasukKampus : News.

Kamu Pejuang Beasiswa? Yuk Daftar Beasiswa S1 dari KEMENAG RI

Kamu Pejuang Beasiswa? Yuk Daftar Beasiswa S1 dari KEMENAG RI

Kementerian Agama RI kembali memberikan beasiswa pendidikan, khususnya untuk jenjang S1 dan S2 tahun 2021. 

Bantuan diberikan untuk mahasiswa Hindu yang melanjutkan jenjang pendidikan S1 dan S2 di tahun 2021 melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Hindu. 

Kepala Seksi Humas Kementerian Agama Khoiron menyebutkan, anggaran yang dialokasikan untuk bantuan ini sebesar Rp 35,3 miliar.

Anggaran tersebut diperuntukan bagi 4.310 mahasiswa Hindu dari berbagai daerah yang tersebar di 15 perguruan tinggi umum dan PTKH.

Penyaluran bantuan berupa beasiswa ini bekerja sama dengan Ditjen Bimas Hindu, PTKH, kantor wilayah Kemenag RI tingkat kabupaten atau kota

Buat kamu yang berminat mendaftar beasiswa ini dapat diajukan langsung ke atau menghubungi kantor wilayah Kemenag RI.

Untuk syarat pendaftran, kamu bisa akses melalui https://bimashindu.kemenag.go.id/

The post Kamu Pejuang Beasiswa? Yuk Daftar Beasiswa S1 dari KEMENAG RI appeared first on MasukKampus : News.

Wow! Satu-Satunya di Asia, UI Punya Jurusan Kedokteran Penerbangan

Wow! Satu-Satunya di Asia, UI Punya Jurusan Kedokteran Penerbangan

Program studi Kedokteran Penerbangan sangat jarang ditemui di Indonesia bahkan dunia. Namun, kita patut berbangga karena di Universitas Indonesia (UI) terdapat program studi tersebut dan bahkan satu-satunya di Asia.

Merangkum akun Instagram resmi Universitas Indonesia, prodi Kedokteran Penerbangan merupakan satu-satunya di Asia dan hanya terdapat 5 di dunia.

Berdiri sejak tahun 2010, Program Studi Kedokteran Penerbangan FKUI telah meluluskan mahasiswanya kurang lebih 64 dokter spesialis kedokteran penerbangan pada tahun 2020.

Alumni prodi ini tersebar di berbagai lembaga seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristek Dikti), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), TNI-AU, rumah sakit dan perusahaan evakuasi medik, serta berbagai maskapai penerbangan.

Dalam prodi Kedokteran Penerbangan, ada beberapa mata kuliah menarik yang bisa kamu pelajari, yaitu Aerofisisiologi, Hygiene Penerbangan, Transportasi dan Evakuasi Medik Penerbangan, dan lain sebagainya.

The post Wow! Satu-Satunya di Asia, UI Punya Jurusan Kedokteran Penerbangan appeared first on MasukKampus : News.

Angkatan 2022 Jangan Sampai Salah Pilih! Inilah 10 Prodi Favorit di SNMPTN UB Tahun 2021

Angkatan 2022 Jangan Sampai Salah Pilih! Inilah 10 Prodi Favorit di SNMPTN UB Tahun 2021

Agar bisa lolos di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) harus mempunyai strategi yang matang, terutama dalam pemilihan kampus dan jurusan.

Salah satu kampus yang menjadi pilihan siswa kelas 12 adalah Universitas Brawijaya (UB) dengan penerima terbanyak sejumlah 4.470 mahasiswa. Tak hanya itu, kampus ini juga mempunyai program studi favorit untuk anak SMA di SNMPTN. Lantas apa saja program studi favoritnya?

Menurut Kepala Bagian Akademik UB, Hery Prawoto, berikut 10 program studi favorit anak SMA di SNMPTN pada kampus UB :

Rumpun Saintek :
1. Kedokteran
2. Teknik Informatika
3. Ilmu Keperawatan
4. Agribisnis
5. Farmasi
6. Ilmu Gizi
7. Sistem Informasi
8. Agroekoteknologi
9. Teknik Industri
10. Statistika

Rumpun Soshum :
1. Ilmu Hukum
2. Manajemen
3. Administrasi Bisnis
4. Psikologi
5. Akuntansi
6. Ilmu Komunikasi
7. Administrasi Publik
8. Perpajakan
9. Pariwisata
10. Hubungan Internasional

The post Angkatan 2022 Jangan Sampai Salah Pilih! Inilah 10 Prodi Favorit di SNMPTN UB Tahun 2021 appeared first on MasukKampus : News.

Selalu Rangking 33 Dari 38 di Kelas, Siswi SMK Ini Bisa Lolos di UI Kok Bisa?

Selalu Rangking 33 Dari 38 di Kelas, Siswi SMK Ini Bisa Lolos di UI Kok Bisa?

Menjadi rangking terakhir di kelas bukanlah hal yang menyedihkan. Apalagi, saat ini rangking kelas bukanlah menjamin seseorang untuk meraih kesuksesan.

Hal ini sudah dibuktikan oleh siswi SMK bernama Annisa Shava Azzahra atau yang akrab disapa Nisa. Nisa berhasil diterima di Universitas Indonesia (UI) jurusan Antropologi melalui jalur SBMPTN. Padahal, semasa sekolah ia sempat berada di ranking 33 dari 38 siswa di kelasnya.

Nisa yang lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur ini mengaku sempat tidak fokus dalam belajar saat duduk di bangku SMK kelas 11. Hal ini karena banyaknya kegiatan organisasi yaitu OSIS yang Nisa ikuti hingga akhirnya mendapat ranking ke-33.

Saat duduk dibangku kelas 12, Nisa mulai meniatkan agar bisa bekerja terlebih dahulu, karena latar belakangnya siswi SMK.

Ketika bekerja Nisa selalu menyempatkan diri untuk belajar agar bisa lolos di kampus impiannya yaitu Universitas Indonesia (UI). Namun takdir berkata lain, Nisa dinyatakan tidak lolos pada tahun 2020.

Nisa pun tidak kenal lelah dan masih giat belajar untuk mengejar kampus impiannya. Selain itu, Nisa juga memutuskan untuk memilih jurusan Antropologi di pilihan pertama. Pasalnya, Nisa merasa banyak ketertarikan pada jurusan ini, apalagi prospek kerjanya sangat luas.

Proses belajar yang Nisa lalui tidak mudah. Terkadang Nisa juga mengaku merasa jenuh dan suntuk. Bahkan, Nisa pernah merasa tak sadar tertidur sambil menulis.

Untuk mengatasi rasa suntuk itu, Nisa biasa melakukan refreshing dengan kumpul dan jalan-jalan bersama temannya.

Nisa berpesan kepada pejuang PTN untuk bisa menerapkan pikiran Growth Mindset dan temukan motivasi internal yang kuat agar bisa mencapai tujuan yang telah ditargetkan sejak awal.

The post Selalu Rangking 33 Dari 38 di Kelas, Siswi SMK Ini Bisa Lolos di UI Kok Bisa? appeared first on MasukKampus : News.

Wow! Lulusan STAN Dapat Tunjangan Kinerja Hingga 50 Juta/Bulan! Intip Yuk Besaran Gajinya!

Wow! Lulusan STAN Dapat Tunjangan Kinerja Hingga 50 Juta/Bulan! Intip Yuk Besaran Gajinya!

Tahun 2021, STAN menjadi sekolah kedinasan terfavorit dengan jumlah pendaftar yang melakukan submit mencapai lebih dari 40 ribu orang.

Perlu kamu ketahui, mahasiswa STAN tidak akan dipungut biaya selama menjalani pendidikan. Selain mendapatkan fasilitas kuliah gratis, lulusan STAN juga akan langsung diangkat menjadi CPNS dan ditempatkan di lingkungan Kemenkeu atau instansi pemerintah lainnya.

Buat kamu yang tertarik masuk STAN, lulusan ini juga akan mendapatkan tunjangan kinerja yang besar. Berdasarkan PMK Nomor 226/PMK.01/2020, lulusan STAN dari program D3 secara otomatis akan diangkat menjadi CPNS golongan IIc. Sedangkan untuk program D1 akan menempati golongan IIa.

Berdasarkan peraturan tersebut, golongan IIc tahun pertama akan mendaptkan gaji sebesar Rp 2.301.800 setiap bulan. Sedangkan, golongan IIa akan mendapatkan gaji pokok Rp 2.022.200 per bulan.

Kemudian, pada tahun berikutnya, lulusan STAN program D3 akan mendapatkan gaji Rp.2.374.300. Untuk lulusan program D1 akan mendapatkan gaji Rp 2.054.100. Apabila lulusan STAN dengan masa kerja 33 tahun akan menerima gaji Rp 3.365.000.

Selain gaji, lulusan STAN yang sudah diangkat menjadi PNS akan menerima tunjangan kinerja. Berdasarkan PP Nomor 156 tahun 2014, tukin untuk kelas jabatan terendah (kelas 1) sebesar Rp 2.575.000. Sementara itu, untuk kelas jabatan tertinggi (kelas 27)mencapai hingga Rp 46.950.000. Lulusan STAN program D3 masuk dalam kelas jabatan 6 dengan tukin yang diterima sebesar Rp 3.611.000.

Di lingkungan Kemenkeu, tukin terbesar diterima oleh pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Berdasarkan PP Nomor 37 tahun 2015, lulusan STAN di DJP akan menerima tukin sebar Rp.7.673.375.

Wah! Makin ngga sabar ya masuk PKN STAN Glads.

The post Wow! Lulusan STAN Dapat Tunjangan Kinerja Hingga 50 Juta/Bulan! Intip Yuk Besaran Gajinya! appeared first on MasukKampus : News.

Walaupun Kuliah Sempat Terseok-Seok, Mahasiswa Ini Menjadi Wisudawan Termuda Usia 18 Tahun

Walaupun Kuliah Sempat Terseok-Seok, Mahasiswa Ini Menjadi Wisudawan Termuda Usia 18 Tahun

Musa Izzanardi Wijanarko atau yang akrab disapa Izzan merupakan wisudawan termuda di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2021 dengan berusia 18 tahun 8 bulan.

Izzan lulus di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) ketika berusia 13 tahun dan memutuskan untuk memilih prodi matematika karena ingin terlibat langsung dalam pembuatan reaktor nuklir.

Sebelum mengenyam pendidikan di ITB, Izzan menjadi siswa home schooling sejak tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Izzan pun mengaku belum pernah mengikuti sekolah formal sehingga harus beradaptasi pada tahun 2017.

Selama kuliah Izzan aktif dalam berorganisasi, salah satunya dengan mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Genshiken ITB sebagai kelompok studi budaya visual modern.

Saat kuliah, Izzan berencana untuk lulus dalam empat tahun. Akan tetapi, perjuangan Izzan tak semulus yang ia bayangkan. Tepat sebelum memulai menyusun skripsi, pandemi Covid-19 melanda Indonesia yang mengakibatkan ITB memberlakukan pembelajaran jarak jauh. Dikarenakan hal tersebut, ia sempat kehilangan motivasi. Namun, berkat dukungan dari keluarga dan teman-teman seperkuliahan, Izzan mampu melewati masa terpuruknya dan berhasil lulus sesuai dengan apa yang ia rencanakan sebelumnya.

The post Walaupun Kuliah Sempat Terseok-Seok, Mahasiswa Ini Menjadi Wisudawan Termuda Usia 18 Tahun appeared first on MasukKampus : News.

MasukKampus