Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta pembelajaran sekolah tatap muka di bulan Juli dilakukan dengan maksimal dua jam setiap harinya. Selain itu, kegiatan belajar juga diminta hanya dua hari dalam seminggu.

Jokowi juga mengarahkan pembukaan sekolah dijalankan dengan sangat hati-hati dan dilakukan terbatas untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Arahan presiden tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan Presiden meminta agar seluruh guru harus selesai divaksinasi Covid-19 sebelum pendidikan tatap muka dimulai.

Selain itu, Nadiem Makarim juga mengungkapkan hampir 80 persen orang tua dan siswa sudah ingin tatap muka.

Namun, ia menekankan bahwa orangtua memiliki hak mutlak menentukan apakah anaknya sudah boleh ikut sekolah tatap muka atau belum.

The post Jokowi Meminta Sekolah Tatap Muka Dilakukan 2 Jam dan Dua Kali Dalam Seminggu appeared first on MasukKampus : News.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MasukKampus